LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Susi ungkap liciknya kapal Thailand kelabui aturan Indonesia

Kedaulatan negara harus diperjuangkan. Jika tidak, NKRI hanya kata tanpa ada artinya.

2015-03-11 17:05:52
Susi Pudjiastuti
Advertisement

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan mengeluarkan beberapa kebijakan untuk membatasi gerak kapal asing ilegal yang selama ini merugikan negara. Namun, kapal asing punya seribu cara untuk mengelabui aturan main yang ditetapkan pemerintah. Tujuannya agar bisa leluasa mencuri kekayaan laut Indonesia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tak bisa menahan kemarahannya dengan kelicikan pemilik kapal asing yang tak patuh aturan main Indonesia. Dia menemukan ada kapal asal Thailand yang mencoba mengelabui dengan cara mengecat ulang kapal dan diberi label 'transmigrasi nelayan'.

"Kapal Thailand diamplas dan dicat baru dengan bahasa transmigrasi nelayan. Saya tersinggung," kata Susi di Jakarta, Rabu (11/03).

Advertisement

Cara licik itu banyak dilakukan setelah lahirnya moratorium perizinan kapal asing yang membuat ruang gerak operasional kapal asing di perairan Indonesia terbatas.

"Transmigrasi nelayan ini dijadikan program yang merugikan negara karena sumber daya laut tergerus dan habis," ucapnya.

Pemerintah menekankan pentingnya menjaga kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan nasional. Kedaulatan negara harus diperjuangkan. Jika tidak dilakukan, Indonesia hanya sekadar nama.

Advertisement

"Bila ini tidak dilakukan, NKRI hanya kata dan tidak ada artinya," tegasnya.

Baca juga:
Menteri Susi ungkap liciknya kapal Thailand kelabui aturan Indonesia
Sering dicurhati soal ikan, Mega sebut Menteri Susi putri duyung
Menteri Susi pamer berhasil bikin pasar ikan dunia loyo
Kapal asing penerobos laut eksklusif Indonesia ternyata milik Ahok

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.