Menteri Susi Minta Bukalapak dkk Cegah Penjualan Alat Perusak Perikanan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, meminta segenap platform e-commerce untuk mendukung upaya pengembangan dan penjagaan keberlangsungan sektor perikanan. Salah satu bentuk dukungan, yakni dengan tidak menjual produk yang mengancam sektor perikanan.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, meminta segenap platform e-commerce untuk mendukung upaya pengembangan dan penjagaan keberlangsungan sektor perikanan. Salah satu bentuk dukungan, yakni dengan tidak menjual produk yang mengancam sektor perikanan.
"Dengan digitalisasi saya harapkan, ada Tokopedia, ada Bukalapak. Jangan sampai yang dijual di Bukalapak atau Tokopedia kayak kemarin-kemarin justru setrum ikan. Yang bikin sumber ikannya hancur," kata dia, di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Kamis (12/9).
Dia mengisahkan, beberapa waktu lalu, menemukan alat setrum ikan dijual di sejumlah market place. Padahal, alat itu bisa merusak ekosistem perikanan. "Alat setrum ikan bisa beli di Tokopedia. Ya Alhamdulillah begitu saya tweet saja langsung hilang semua dan semua minta maaf. Kalau semua bisa nyetrum ikan ya habis," ungkapnya.
Dia pun mengharapkan agar seluruh masyarakat bisa terlibat dalam upaya menjaga keberlangsungan usaha di sektor kelautan dengan tidak menggunakan peralatan penangkapan ikan yang berbahaya.
"Keluhan masyarakat banyak sekali kemarin, Sungai Serayu sudah tidak ada udang tidak ada ikan lagi. Mahakam juga sudah mulai kurang. Tidak boleh lubuk disetrum, sungai disetrum. Ini manusia tuh greedy-nya yang akhirnya menghancurkan sumber mata pencahariannya sendiri," tandasnya.
Baca juga:
Angkat Tingkat Kecerdasan Anak Bangsa, Menteri Susi Dorong Konsumsi Ikan
Menteri Susi Samakan Penggunaan Bom Ikan dengan Aksi Terorisme
Susi Pudjiastuti Buka-bukaan Prestasinya Selama jadi Menteri Kelautan dan Perikanan
Respons Menteri Susi Terkait Tudingan Memiskinkan Maluku
Pemerintah Bakal Sulap Anjungan Migas Lepas Pantai jadi Keramba Ikan
Menko Luhut Sindir Banyak Proyek Sektor Perikanan Tak Berjalan Optimal
China Minati Produk Ikan Teri Asal Nusa Tenggara Timur