LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Susi kesal racun sianida dipakai nelayan tangkap ikan hias

Racun sianida sangat berbahaya untuk perairan Indonesia terutama kelestarian terumbu karang.

2016-02-12 15:57:13
Kapal Asing
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan banyak nelayan yang memakai racun Potasium Sianida untuk mencuri ikan. Padahal, racun sianida sangat berbahaya untuk perairan Indonesia terutama kelestarian terumbu karang.

"Nelayan kalau mau mengangkut ikan bawanya 10 liter, kebayang tidak? Jadi itu masuk ke ilegal destruktif, karena sangat luar biasa kerusakan disebabkan," ujar Susi di kantornya, Jakarta, Jumat (12/2).

Susi mengatakan, nelayan tersebut mendapatkan asupan racun ikan atau sianida dari Malaysia. Tidak hanya dari negeri Jiran, Potasium Sianida juga masuk melalui kapal-kapal ikan dari Hongkong.

Advertisement

"Banyak potasium dibawa dari Malaysia, penyelundupan dari Malaysia atau dibawa kapal-kapal ikan Hongkong yang mau jemput ikan hidup di keramba masyarakat," kata dia.

Dia mencontohkan, ikan napoleon, kerapu dan ikan hias yang banyak ditangkap menggunakan Potasium Sianida. Menurut dia, racun ini sering digunakan oleh nelayan-nelayan di pulau kecil.

"Ada indikasi potasium dipasok dari kapal Hongkong dan beberapa kapal ikan negeri seberang," pungkas Susi.

Advertisement

Baca juga:
Informasi bocor, 3 kapal pencuri ikan asal Taiwan berhasil kabur
Besok, Menteri Susi akan tenggelamkan kapal asing asal Jepang
Pembukaan di 2016, Menteri Susi tenggelamkan 23 kapal pencuri ikan
Menteri Susi siapkan Rp 600 M beli kapal induk berantas pencuri ikan
Khawatir membusuk, 11 ton ikan dicuri nelayan Brebes akan dilelang

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.