LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Susi curhat raup sukses berkat tsunami Aceh

Besarnya maskapai Susi Air dan jabatannya sebagai menteri diakui Susi berawal dari kejadian tsunami.

2014-11-24 12:20:59
Menteri Kelautan dan Perikanan
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengaku tidak pernah bermimpi untuk membesarkan maskapai Susi Air. Awal mulanya maskapai perintis tersebut cuma punya dua pesawat untuk mengangkut lobster dari Pulau Semelu, Aceh.

"I never dream for Susi Air, pesawat tadinya hanya untuk membawa hasil laut. Mungkin tanpa tsunami saya tidak disini dan tidak kenal bapak Kuntoro Mangkusubroto," ucap Susi dalam membuka seminar internasional dalam rangka mengenang 10 tahun gempa dan tsunami Aceh di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (24/11).

Susi bahkan juga menyebut mungkin dia sekarang tidak menjadi menteri jika tidak ada tsunami di Aceh. Susi mengakui dari bencana di Aceh, dia mendapat banyak pelajaran berharga dengan terlibat langsung dalam penanganan bencana itu.

"Tsunami 2004, membawa pesawat kecil saya ke Aceh. Ini adalah pengalaman personal saya di kemanusiaan, cinta, semangat, kepedulian kepada sesama. Saya waktu itu baru punya 2 unit pesawat kecil untuk angkut lobster. Tapi melalui tsunami saya mendapat banyak relasi dan cinta, untuk memberi dan berbagi," kata Susi.

Susi kembali mengingat, ketika bencana di Pangandaran sedikit sekali bantuan datang. Pasalnya, tsunami Pangandaran tidak dinyatakan pemerintah sebagai bencana nasional.

"Ada ratusan korban. Banyak yang perlu diamputasi namun rumah sakit penuh karena terbatas. Mereka tidak bisa dibawa, kami sedih sekali, sangat banyak keterbatasan, karena tidak masuk sebagai bencana nasional," kenangnya.

Dia pun berharap, dengan adanya seminar internasional ini dapat mengkaji bencana tsunami secara multidimensi.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Ma'arif menuturkan, mengurangi dampak bencana adalah rencana yang dikembangkan pemerintah. Dalam penanggulangan bencana, pemerintah Indonesia selalu berusaha melihat kearifan dan pengetahuan lokal dalam manajemen bencana.

"Perubahan iklim mau tak mau memaksa masyarakat penduduk RI untuk hidup berdampingan dengan bencana," kata Syamsul.

Baca juga:
Ingat tragedi tsunami Aceh, Menteri Susi menangis
Kenangan Menteri Susi pada tsunami Aceh dan Pangandaran
Menteri Susi mengenang 10 tahun tsunami Aceh
Kontroversi wacana Jokowi-Susi tenggelamkan nelayan kapal asing
Malaysia ragu Indonesia berani tenggelamkan nelayan asing ilegal
5 Temuan mengejutkan Menteri Susi di laut Indonesia

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.