LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Rini minta DPR setujui dan tak usik dana Rp 48 T untuk BUMN

DPR mengkritik besarnya anggaran untuk suntikan modal 35 perusahaan BUMN.

2015-01-20 20:54:15
BUMN
Advertisement

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sudah menyampaikan rencana penambahan alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada DPR.

Dalam draf Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015, PMN diusulkan sebesar Rp 48 triliun dan akan diberikan kepada 35 BUMN. Namun, Badan Anggaran (Banggar) DPR belum memberikan lampu hijau atas ide itu. DPR justru mengkritik besarnya PMN untuk BUMN.

Kepala Banggar DPR Ahmadi Noor Supit merasa aneh atas usulan PMN Rp 48 triliun. Pihaknya menegaskan akan melakukan kajian mendalam atas ide Menteri Rini tersebut.

Advertisement

"Dari tahun-tahun sebelumnya kita hanya sedikit sekali memberikan, anggap harus ada PMN, sekarang diusulkan tambahan PMN luar biasa besarnya. Kalau tidak salah diambilnya dari pembiayaan, dari utang, atau penerbitan SUN. Tapi ini hal yang belum pernah terjadi, sehingga perlu adanya pendalaman," kata Noor di Jakarta, Selasa (20/1).

Menteri Rini menanggapi itu dengan santai. Dia berkukuh suntikan modal diperbesar agar negara tetap menguasai kepemilikan saham di perusahaan BUMN. Selain itu, pemerintahan Presiden Jokowi menginginkan membesarkan BUMN.

"Kalau perlu kepemilikan pemerintah tetap besar, karena banyak program kita ingin membangun, modal ini dibutuhkan," tegas Rini.

Advertisement

Bekas Menteri Perindustrian dan Perdagangan era Presiden Megawati ini mendesak agar DPR menyetujui dan tidak mengusik soal tambahan modal tersebut. Terlebih, kebijakan ini guna membangun Tanah Air.

"Kami dari kementerian BUMN merasa bahwa jangan diusik kalau kepemilikan pemerintah tetap sah," ungkapnya.

menteri Rini mengaku tak khawatir belum adanya persetujuan dari DPR. "Ya kita bicarakan besok saja pada saatnya," singkatnya.

Baca juga:
Syarat BUMN penerima suntikan modal pemerintah versi Menteri Rini
Dapat modal Rp 700 M, Pindad bakal bikin 700 juta peluru per tahun
Disuntik modal pemerintah Rp 7 triliun, Antam garap 3 proyek
Menteri Rini beri modal lima anak usaha PTPN III miliaran Rupiah
Hapus utang, PLN disarankan jual aset non inti
Menteri Rini: Tahun ini tidak ada perusahaan BUMN melantai di bursa

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.