Menteri Rini ajak mahasiswa bertukar pikiran dalam majukan BUMN
Menteri Rini melalui BUMN Center of Excellence bersama Universitas Padjajaran (Unpad-BCE).
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja sama dengan perguruan tinggi guna mendorong inovasi dan memberi pemikiran strategis dalam pengembangan perusahaan pelat merah. Melalui kerja sama ini, diluncurkan Universitas Padjajaran-BUMN Center of Excellenxe (Unpad-BCE), sebagai pusat pengembangan perusahaan milik negara dalam rangka menciptakan daya saing global.
Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan, melalui kerja sama ini, perguruan tinggi bakal melakukan kajian di sektor usaha BUMN seperti hilirisasi industri pada perusahaan tambang BUMN.
"Diharapkan bisa melakukan kajian-kajian di sektor BUMN yang sudah ada. Jadi ini betul-betul sarana untuk bertukar pikiran, lalu untuk mengasah kemampuan BUMN dan mahasiswa. Nanti tempatnya akan di Unpad," ujar Rini kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (9/5).
Salah satu hal yan didorong Rini dari kerja sama ini adalah penelitian mengenai hilirisasi agar sumber daya alam yang dimiliki Indonesia bisa memberi nilai tambah pada negara.
"Umpamanya pengkajian bagaimana kalau kita dapat melakukan hilirisasi dari bahan baku alam yang kita miliki, umpamanya timah," katanya.
Konsentrasi dari kerja sama tak hanya melakukan pengkajian teknologi. Menurutnya, para mahasiswa bisa memberikan penelitian pada pengaruh lingkungan di sektor tambang dan farmasi.
"Apa yang bisa kita lakukan lebih lanjut dari nikel, dari tim yang kita miliki ini. Lalu bagaimana kita menjaga dari lingkungan itu sendiri. Tadi kita juga sudah bicara dengan Pak Menteri Ristekdikti kita masih impor 95 persen bahan baku. Nah itu juga yang kita dorong seumpamanya nanti kita sudah bisa memproduksi sesuatu di sektor farmasi," katanya.
Baca juga:
5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia
Wapres JK lepas ekspor perdana kapal perang RI pesanan Filipina
Kementan berencana gandeng PT Pos hadirkan bahan pangan murah
Kualanamu bakal dikembangkan jadi bandara aerotropolis
Angkasa Pura 2 bangun PLTG senilai Rp 1 triliun di Bandara Kualanamu
Libur panjang, Pertamina prediksi konsumsi BBM naik 10 persen
PLN mengaku tak bisa berbuat banyak atasi pemadaman bergilir di Riau