Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kementan berencana gandeng PT Pos hadirkan bahan pangan murah

Kementan berencana gandeng PT Pos hadirkan bahan pangan murah Logistik PT Pos Indonesia. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) dalam waktu dekat akan melakukan kerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk mendistribusikan komoditas pangan langsung ke konsumen. Hal ini dilakukan guna menekan harga pangan yang kerap melonjak tinggi.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Gardjita Budi mengatakan, dalam kerjasama tersebut, pihaknya akan mendistribusikan sejumlah komoditas. Diantaranya beras, bawang merah, dan cabai merah keriting.

"PT Pos itu kerja sama dengan Kementan, kantor pos punya retail bisa juga dimanfaatkan dengan TTI (Toko Tani Indonesia). Kita mensuplai ke sana, sekarang masih diskusikan mereka ada anggaran CSR bagaimana mereka bisa membantu Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani)," ujar Gardjita di Kafe Phoenam, Jakarta, Minggu (8/5).

Lanjut Gardjita, pihaknya berharap kerja sama dengan PT Pos Indonesia akan membuat distribusi merata. Masyarakat juga diharapkan mendapat harga pangan yang lebih ekonomis.

"Sebagai sarana distribusi dan bantuan transportnya, jadi PT Pos dan Kementan melayani masyarakat supaya mendapat pangan murah berkualitas tanpa harus merugikan petani," kata dia.

Gardjita menjelaskan, setelah kerja sama dilakukan, masyarakat dapat membeli berbagai macam komoditas pangan di kantor pos terdekat. Masyarakat juga dapat membeli dari mobil pos yang berkeliling ke pusat keramaian.

"Jadi mobil kelilingnya ada di Kantor Pos. Bisa ngirim itu mobil-mobil yang dipakai kirim surat atau mobil box khusus juga keliling. Jadi kalau ada keramaian juga memang ada keperluan bisa tembak di situ, seperti di Car Free Day, ada keramaian tembak situ," jelas dia.

Gardjita menambahkan, pihaknya bersama PT Pos Indonesia akan menyiapkan 300 unit mobil untuk mendistribusikan pangan ke masyarakat. "Kalau ada 100 titik berarti kendaraannya bisa satu bisa dua tiap titik, mungkin 300 unit kendaraan. Ini bukti bakti sosial untuk membantu rakyat dan petani," pungkasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP