LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Jonan: Kalau AirAsia salah ya salah saja

Kemenhub: Tidak bertindak cepat dianggap lelet, bertindak cepat dianggap lebay.

2015-01-06 19:10:19
AirAsia QZ 8501 Hilang
Advertisement

Kementerian Perhubungan menuding maskapai penerbangan Indonesia AirAsia melanggar izin karena terbang di luar hari yang diberikan. AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura dituding terbang ilegal karena terbang pada hari Minggu. Kemenhub mengaku, rute itu hanya diberikan ke AirAsia pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan merespon cepat dengan membekukan sementara rute penerbangan Surabaya-Singapura (PP) milik Indonesia AirAsia. Jonan menanggapi santai pembekuan sementara rute AirAsia itu.

Dia mengaku tidak ada yang meneleponnya menyampaikan kritik atas putusan itu. "Kita mencabut rute AirAsia. Tidak ada yang telepon saya (setelah putusan itu), yang telepon Pak Djoko (Plt Dirjen Perhubungan Udara), sama sekali tidak ada," ujar Jonan di kantornya, Selasa (6/1).

Advertisement

Jonan berkukuh bahwa AirAsia melakukan pelanggaran dengan mengubah atau menambah slot penerbangan agar bisa terbang di luar izin yang diberikan. Mantan Dirut KAI ini mengaku sudah menyampaikan ini secara langsung pada CEO AirAsia Tony Fernandes.

"Tony Fernandes saya kirim email. Kalau salah, salah saja. Ini bukan anak kecil, ini bisnis yang tanggung jawabnya besar sekali," tegasnya.

Di tempat sama, Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi M. Djuraid menyampaikan, ada alasan kuat di balik cepatnya penetapan pelanggaran izin rute untuk AirAsia QZ 8501.

Advertisement

"Di sana ada penerbangan di luar jadwal. Ini runyam. Tidak bertindak cepat dianggap lelet, bertindak cepat dianggap lebay," jelas dia.

Kemenhub, kata Hadi, tidak akan menolerir pelanggaran terkait regulasi hingga prosedur. "Ini masalah keselamatan," ungkapnya.

Dia juga menegaskan, Menteri Jonan tidak akan pandang bulu terkait pelanggaran regulasi hingga prosedur transportasi.

"Menhub nggak akan lindungi dan tutupi siapa yang terlibat," tutup dia.

Baca juga:
Menteri Jonan: CEO AirAsia mengaku salah, tidak ada izin terbang
AirAsia QZ8501 terbang ilegal, Jonan nonaktifkan 7 pejabat
Serangan DPR, Jonan harus tanggung jawab atas jatuhnya AirAsia
AirAsia terbang ilegal, Komisi V DPR bakal evaluasi kerja Jonan
Gerindra sebut Jonan paling bertanggungjawab dalam kasus AirAsia
Jonan dinilai terburu-buru bekukan AirAsia Surabaya-Singapura

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.