LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Jonan belum minat tambah kandungan biodiesel ke solar

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan pihaknya belum ingin menambah kandungan biodiesel pada solar menjadi 20 persen (B20), saat ini kandungan ter‎sebut masih 15 persen (B15).

2018-04-11 17:58:12
ESDM
Advertisement

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan pihaknya belum ingin menambah kandungan biodiesel pada solar menjadi 20 persen (B20), saat ini kandungan ter‎sebut masih 15 persen (B15). Hal ini dipertahankan agar pencampuran berjalan terlebih dahulu dan untuk menghindari perdebatan.

"Ya B15 lah kalau bisanya B15 ya B15, dari pada debat akhirnya tidak dipakai kan," kata Jonan, di kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (10/4).

Menurutnya, pencampuran biodiesel dengan solar dilakukan untuk meningkatkan porsi penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) pada sektor transportasi. Seperti pada lokomotif kereta sebesar 5 persen dan alat berat pertambangan dengan campuran sebesar 15 persen.

Advertisement

Dengan adanya perluasan penerapan campuran biodiesel ke solar, maka konsumsi biodiesel bertambah 1 juta kilo liter (kl) dalam setahun, maka total penggunaan biodiesel menjadi 3,5 juta kl dalam satu tahun. "Jadi mulai nambahnya dalam kurun waktu 12 bulan ke depan tambah 1 juta jadi 3,5 juta kl kelapa sawit untuk ditambahkan di solar," imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM akan menerapkan campuran 20 persen minyak sawit (biodiesel) ke solar nonsubsidi, mulai diberlakukan pada 2018. Hal ini untuk mencapai target penyerapan biodiesel.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, perluasan pencampuran biodiesel ke solar nonsubsidi hanya berlaku pada industri khususnya kendaraan operasional pertambangan, bukan solar non subsidi untuk alat transportasi darat umum.

Advertisement

Industri terpilih menerapkan campuran biodiesel 20 persen, karena sebelumnya secara ‎sukarela sudah melakukan hal tersebut.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
ESDM dan KLHK cari cara agar kasus tumpahan minyak tak terulang
Menteri Jonan beri sinyal tak naikkan royalti tambang minerba
Tolak kenaikan harga BBM, ratusan mahasiswa segel kantor Kementerian BUMN dan ESDM
Harga Pertalite naik, ESDM ingin konsumsi Premium kembali normal
Pemerintah ubah Premium di Jamali jadi BBM penugasan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.