Menteri Basuki ingin ahli teknik hidraulik buat inovasi sumber daya air
Menurut Basuki, inovasi untuk sumber daya air (SDA) tidak kalah penting untuk dicari. Dia berharap HATHI dapat melakukan terobosan-terobosan baru di bidang itu.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono memberikan pidato dalam acara Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) di Universitas Sumatera Utara, Medan.
Dalam pidatonya, Menteri Basuki menekankan pentingnya untuk melakukan lompatan dalam sektor atau industri teknik hidarulik. Ini tentunya sejalan dengan dukungan akses teknologi yang kian masif.
"Kita butuh lompatan-lompatan untuk mengejar ketertinggalan kita. Begitu juga dengan HATHI, HUT ke-35 ini harus penuh dengan lompatan yang sejalan dengan perkembangan teknologi," tuturnya saat ditemui Jumat (7/9) malam.
Menurut Basuki, inovasi untuk sumber daya air (SDA) tidak kalah penting untuk dicari. Dia berharap HATHI dapat melakukan terobosan-terobosan baru di bidang itu. "Kita harus cari trigger yang bisa menyegarkan diri untuk lompatan-lompatan dalam rangka pengelolaan sumber daya air. Ini supaya memenuhi regulasi yang berkembang agar bisa menggunakan teknologi saat ini," ujarnya.
Ketua I Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga HATHI, Lolly Martina mengatakan, hasil akhir mahasiswa saat ini tidak hanya menjadi sarjana, namun juga perlu dibekali ilmu praktis setelah lulus.
"Outputnya jadi tidak hanya berorientasi kepada akademik saja atau jadi sarjana saja tapi bagaimana mereka ini kemudian punya capability ilmu praktis setelah lulus nanti terutama melakukan inovasi dalam bidang teknologi," paparnya.
PIT HATHI ini akan berlangsung selama 3 hari penuh mulai tanggal 7 September - 9 September 2018 di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Provinsi Sumatera Utara. Pada PIT HATHI ke-35 ini, akan ada ada 171 makalah ilmiah yang akan dipresentasikan.
Adapun tema yang diambil pada PIT HATHI kali ini ialah Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Terpadu Menghadapi Tantangan Perubahan Iklim Ekstrem dan Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Era Digital dengan sub-tema meliputi perubahan iklim, percepatan pembangunan infrastruktur, dan pengelolaan daerah aliran sungai.
Hari ini juga akan ada pemateri atau keynote speech dari Dirjen Sumber Daya Air PUPR Hari Suprayogi, Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. DR. Runtung Sitepu, DR. Marian J. Neal dari Australia dan juga DR. Chow, WAN, HEE dari Korea.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jalan aspal dibangun, transportasi di Kabupaten Mahulu tak lagi lewat Sungai Mahakam
Kementerian PU-PR bangunkan jalan masyarakat pedalaman di perbatasan Kalimantan
Jalan perbatasan Kalimantan sepanjang 1.070 Km selesai 2019
Bertemu Menteri PUPR, Wagub NTB minta tambahan alat berat
Pemerintah hadiahi rumah untuk atlet peraih emas di Asian Games 2018
Pemerintah bakal sediakan bahan bangunan untuk korban gempa Lombok