Menteri Bahlil: Insya Allah Tak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi Selama-lamanya
Bahlil menyampaikan harga BBM bergantung pada Indonesia Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG nasional dalam kondisi aman. Di menekankan tak ada kenaikan harga BBM bersubsidi, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Insya Allah stok kita di atas standar minimum baik itu solar, baik itu bensin maupun LPG, AnsyaAllah aman," jelas Bahlil dalam konferensi pers di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (16/4).
Menurut Bahlil, pemerintah sudah memutuskan harga BBM subsidi tak mengalami kenaikan hingga akhir tahun. Bahkan, Bahlil membuka kemungkinan tak ada kenaikan harga BBM selama-lamanya.
"Dan sekali lagi saya katakan bahwa kami sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun InsyaAllah sampai elama-lamanya ya," tuturnya.
Bergantung Pada ICP
Bahlil menyampaikan harga BBM bergantung pada Indonesia Crude Price (ICP) atau harga minyak mentah. Dia menuturkan apabila harga minyak mencapai USD 100 per barel, maka masih kondisi aman untuk APBN.
"Sekarang harga rata-rata ICP Januari sampai dengan sekarang itu tidak lebih dari USD 77. Jadi kita itu baru split USD 7," ujar dia.
"Jangam sampai ada yang menganggap bahwa uang kita dapat dari mana? Kita ini baru naik USD 7 sampai dengan sekarang yang saya ngomong ini," sambung Bahlil.