Menteri ATR: Urus izin pertanahan cara online bisa selesai dua hari
Pemerintah juga akan memberikan kemudahan untuk mendapat Hak Guna Bangunan (HGB).
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Ferry Mursyidan Baldan berjanji akan memperluas kemudahan berbisnis, terutama dalam perolehan pertanahan di lima kota, yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.
Hal ini diperlukan untuk menaikkan atau memperluas indeks kemudahan berbisnis di Tanah Air. Nantinya, survei Bank Dunia tidak hanya menilai dari Jakarta dan Surabaya.
"Kami bilang bukan hanya Surabaya dan Jakarta, karena sudah ada kesiapan kami ikutkan Bandung, Semarang, Jogja. Dalam perspektif kami bukan hanya untuk menjawab surveinya Bank Dunia tapi dirasakan manfaatnya dalam konteks percepatan pelayanan," kata Ferry di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (24/2).
Ferry akan memberi kemudahan izin perolehan pertanahan yang dikeluarkan oleh kantor notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Selain itu, pihaknya juga akan memberikan kemudahan untuk mendapat Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap tanah dengan luas di bawah 5.000 meter per segi.
Nantinya perizinan ini bisa dilakukan melalui sistem online selama dua hari. "Minggu depan hasil perbaikan dari semua kementerian dan lembaga termasuk Pemkot, dikonstruksikan dalam sebuah desain, minggu depan selesai," imbuhnya.
Selain lima kota tersebut, Ferry menilai masih ada kota-kota di luar Jawa yang layak untuk diberikan kemudahan berbisnis, seperti Lombok, Mataram, Gorontalo, dan Makassar. Namun, sebagai awalan pihaknya akan mencoba dengan kota-kota di Jawa.
"Ini berkaitan dengan kebutuhan. Bukan hanya perbaikan dari rekomendasi Bank Dunia hasil survei. Makanya saya bilang ini berlaku untuk semua. Sebelum dimulai ini kami sudah lakukan untuk dua hal nanti ada direktori kota mana saja yang proses digitalisasinya sudah selesai," pungkasnya.
Baca juga:
Pemerintah targetkan 1 juta sertifikasi lahan warga miskin tahun ini
Menteri Ferry: Badan otoritas khusus bisa selesaikan dualisme Batam
Menteri Ferry segera sertifikasi lahan konservasi dekat warga
Sertifikasi lahan, Kementerian Agraria gandeng 3 bank pelat merah
2015, pemerintah target sertifikasi 1,1 juta lahan masyarakat bawah