LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menteri Arifin Ingin Produsen Tingkatkan Daya Tarik Kendaraan Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif ingin pelaku usaha bisa membuat kendaraan listrik lebih menarik dibanding kendaraan berbahan bakar fosil. Sebab, kendaraan motor energi fosil masih lebih hemat penggunaanya dibandingkan dengan kendaraan motor berbasis baterai listrik.

2020-11-03 15:01:17
Kementerian ESDM
Advertisement

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif ingin pelaku usaha bisa membuat kendaraan listrik lebih menarik dibanding kendaraan berbahan bakar fosil. Sebab, kendaraan motor energi fosil masih lebih hemat penggunaanya dibandingkan dengan kendaraan motor berbasis baterai listrik.

"Jarak tempuhnya (kendaraan listrik) 60 kilometer. Kalau BBM lebih jauh, 1 liter bisa 30 kilometer, satu tangki isinya sekitar 5 liter," tutur Arifin dalam acara Peringatan Hari Listrik Nasional Ke-75, Jakarta, Selasa (3/11).

Selain itu, para produsen kendaraan listrik juga harus memperhitungkan kondisi lalu lintas yang sering mengalami kemacetan. Kapasitas listrik dalam kendaraan pun harus bisa disesuaikan.

Advertisement

"Belum kalau macet, kalau motor bisa selap-selip. Bisa tidak double baterai sistem, biar kalau habis yang satu bisa pakai yang lain?," ungkap Arifin.

Menanggapi pernyataan tersebut, Presiden Grab Indonesia, Ridkzi Kramadibrata mengatakan, kendaraan listrik saat ini memiliki banyak tipe dari sisi sumber energinya. Beberapa kendaraan ada yang masih menggunakan baterai tunggal dan ada juga kendaraan listrik yang memiliki cadangan baterai yang dimaksud Arifin.

"Kendaraan listrik ini ada yang punya baterai cadangan, ada juga yang tidak. Ini gimana desainnya," kata Ridkzi.

Advertisement

Dia menjelaskan kendaraan listrik roda empat telah menggunakan baterai dengan kapasitas tinggi. Memiliki cadangan baterai yang setara jarak tempuh 400 kilometer.

Sementara itu, untuk kendaraan roda dua akan dilakukan pengembangan jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). "Untuk roda dua ini kita kembangkan SPBKLU ini untuk produktivitas para pengemudi," kata dia mengakhiri.

Baca juga:
Grab Indonesia Gunakan 5.000 Kendaraan Listrik Tahun Ini
Miliki Kekuatan Gempur 5.000 Newton, Ini Kecanggihan Mobil Militer Itenas Bandung
Pemerintah Resmikan 3 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik
INKA Gandeng Taiwan Produksi Bus Listrik, Kongo Pesan 360 Unit
Ambisi Indonesia Menjadi Pemasok Baterai Kendaraan Listrik Dunia
Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Bisa Mulai Beroperasi 2023

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.