Menteri Amran: Pedagang ayam bisa raup untung Rp 225 juta/bulan
Pedagang bisa menjual 500 ekor ayam per hari.
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman pagi ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Toko Tani Indonesia (TTI) Pasar Minggu, Jakarta selatan. Di TTI ini, harga pangan yang dijual dipastikan berada di bawah harga pasar, namun para produsen dipastikan tetap meraup untung.
Dalam kesempatan ini, Amran sempat menanyakan kepada salah satu penjual ayam mengenai penjualan seharinya.
"500 ekor perharinya Pak, Alhamdulillah untung," jawab penjual yang tidak diketahui namanya di di Pasar TTI Permanen Pasar Minggu Jakarta, Jumat (17/6).
Dalam hitungan Amran, dengan menjual ayam hingga 500 ekor per hari maka keuntungan yang diperoleh pedagang selama satu bulan bisa mencapai ratusan juta. Untung penjualan ayam per ekor menurut Amran bisa mencapai Rp 15.000 atau setengah dari harga jual di Rp 30.000 per ekor.
"Lihat ya, saya itung-itung misalnya Rp 15.000 per ekor. Di kali 500 ekor sehari dia dapat Rp 75 juta. Itu sehari kalau sebulan Rp 225 juta. Nah itu lihat untungnya," ucap Amran kepada para wartawan.
Amran membuktikan dengan menjual di harga yang ditetapkan pemerintah atau di bawah harga pasar masih tetap dapat untung.
"Intinya untung sedikit tapi kuantitasnya kan banyak, itu yang harus dilakukan, jangan untung besar kemudian pedagang sepi," ujarnya
Baca juga:
PINSAR: Afkir dini induk ayam bantu peternak lebih mandiri
Kendalikan harga pangan, Toko Tani Indonesia bisa gandeng koperasi
Ramadan, Mentan heran konsumsi masyarakat naik signifikan
Mentan ke wartawan: Kenapa tanya impor terus, ekspor dong
Minggu, pemerintah mulai lakukan operasi pasar tekan harga Ramadan
Pemerintah bentuk tim pemutus rantai pasok permurah harga pangan
Hati-hati, jual daging di atas harga dipatok Jokowi akan disanksi