LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menperin: Pekerja Linting SKT adalah Pahlawan Industri Indonesia

Dalam dua minggu terakhir, Airlangga, yang memimpin Kementerian Perindustrian sejak Juli 2016 ini, telah menemui sekitar 8.000 pekerja linting SKT yang tersebar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

2019-03-29 17:52:47
Kemenperin
Advertisement

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa ratusan ribu para pekerja linting sigaret kretek tangan (SKT), yang banyak tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah pahlawan industri di Indonesia. Mereka turut berkontribusi dalam menyumbangkan penerimaan cukai bagi negara, yang pada tahun 2018 mencapai Rp 153 triliun.

"Ibu-ibu merupakan pejuang industri. Di dalam setiap rupiah (yang disumbangkan ke negara), ada usaha, kerja keras, dan keringat ibu-ibu. Oleh karena itu, ibu-ibu adalah pahlawannya industri," kata Airlangga di sela-sela acara silaturahim dengan para pekerja linting di pusat fasilitas produksi PT HM Sampoerna Tbk di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/3).

Dalam dua minggu terakhir, Airlangga, yang memimpin Kementerian Perindustrian sejak Juli 2016 ini, telah menemui sekitar 8.000 pekerja linting SKT yang tersebar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Advertisement

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menekankan pentingnya industri hasil tembakau yang telah menopang perekonomian Indonesia. Industri ini dipandang mampu menyerap tenaga kerja yang banyak. Data Kemenperin, industri yang telah eksis selama lebih dari satu abad ini melibatkan sekitar enam juta tenaga kerja di Indonesia.

Tak hanya itu, industri rokok juga dinilai sebagai sektor yang berorientasi ekspor sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Pada 2018 lalu, nilai ekspor rokok dan cerutu meningkat 2,98 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar USD 904,7 juta.

Baca juga:
Tingkatkan Cukai Hasil Tembakau, Pemerintah Perketat Penindakan Hukum
Jumlah Rokok Ilegal di RI Diklaim Lebih Kecil Dibanding Malaysia dan Singapura
Bea Cukai Beberkan Alasan Kenaikan Cukai Rokok Tak Terealisasi Tahun ini
Peneliti: 30 Persen Perokok Akan Berhenti Jika Harga Rokok Naik 50-100 Persen
Riset: Hanya 2 Persen Temuan Rokok Ilegal di 6 Kabupaten
Alasan HM Sampoerna Belum Pasarkan Iqos di Indonesia

Advertisement
(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.