LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menkop Teten Sebut Persaingan Usaha di Sektor UMKM Tinggi Saat Pandemi

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus dijaga agar tidak makin terpuruk di tengah pandemi Covid-19. Mengingat, sektor ini menyerap 97 persen tenaga kerja sehingga jika UMKM terganggu, angka pengangguran akan bertambah.

2020-09-17 13:13:45
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
Advertisement

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus dijaga agar tidak makin terpuruk di tengah pandemi Covid-19. Mengingat, sektor ini menyerap 97 persen tenaga kerja sehingga jika UMKM terganggu, angka pengangguran akan bertambah.

"Karena kalau UMKM ini terganggu maka kita khawatir angka pengangguran (bertambah) banyak," kata Teten dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman Kemenkop UKM dan BKPM, Jakarta, Kamis (17/9).

Masa pandemi ini jua menjadi ujian bagi para pelaku UMKM. Sebab, para pekerja formal yang kehilangan pekerjaan kemungkinan besar banting stir menjadi pelaku usaha mikro. Akibatnya, persaingan antar pelaku usaha menjadi tinggi.

Advertisement

"Bahkan orang yang di PHK dari sektor formal juga akibatnya harus diserap juga oleh UMKM. Sehingga tingkat persaingan UMKM tinggi," tutur Teten.

Maka, mantan Kepala Staf Kepresidenan ini tengah berupaya untuk menjaga pelaku UMKM agar tidak tumbang. UMKM harus tetap bertahan meskipun dalam kondisi ekonomi sulit. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi penambahan jumlah angka pengangguran.

"Untuk itu kita harus berusaha agar UMKM kita ini bisa bertahan dalam kondisi yang cukup sulit," kata dia.

Advertisement

Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Teten Masduki menegaskan pentingnya gerakan Bangga Buatan Indonesia untuk mendorong peningkatan permintaan produk usaha kecil menengah (UMKM) di sektor ekonomi kreatif, khususnya di tengah pandemi covid-19.

"Gerakan Bangga Buatan Indonesia menurut saya ini sangat penting, terutama untuk mendorong produk UMKM yang bergerak di bidang fesyen, home decor, dan pernak-pernik khas daerah," ujar Teten di Jakarta, Kamis (18/9).

Produk-produk UMKM Indonesia di bidang ini, kata Teten, punya keunggulan yang sangat diminati pasar global sebelum pandemi terjadi. Untuk itu, Teten berharap, melalui gerakan tersebut UMKM di Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan akibat pandemi yang telah menyebabkan kendala dari sisi supply dan demand.

"Kita punya keunggulan domestik berupa ketersediaan bahan baku, baik bahan endemik maupun hasil tambang, dan saya kira kita kaya dengan budaya seni yang bisa menjadi sumber inspirasi untuk produksi pernak pernik di Indonesia," paparnya.

Teten menegaskan bahwa kekuatan UMKM Indonesia ada pada custom culture dan bukan produk massal. "Ini penting kita perkuat melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, agar daya beli mereka meningkat dan tidak ragu membeli produk pernak pernik yang dihasilkan UMKM," imbuh dia.

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.