Menkop soal Potensi Pasar Digital Rp1.800 T: Jangan Sampai Didominasi Produk Asing
"Di 2025 diprediksi sekitar Rp1.800 triliun valuenya. Jangan sampai nanti market digital kita malah didominasi produk asing," kata Teten.
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki menyebut bahwa pasar digital memiliki potensi terbesar di Asia Tenggara dengan nilai mencapai Rp1.800 triliun pada tahun 2025.
Teten menegaskan, pasar yang besar ini harus didominasi dengan produk buatan dalam negeri.
"Di 2025 diprediksi sekitar Rp1.800 triliun valuenya. Jangan sampai nanti market digital kita malah didominasi produk asing," kata Teten dalam acara HUT YLKI ke-48, Kamis (27/5).
Teten mengatakan, beberapa waktu lalu, pemerintah telah melakukan teguran terhadap e-commerce yang menjual produk-produk dari China dengan metode dumping (penjualan dengan harga lebih rendah di pasar luar negeri daripada di dalam negeri).
"Saya kira ini predatoring pricing yang tidak boleh terjadi lagi. Ada 13 produk yang ditarik dari peredaran," kata Teten.
Oleh karena itu, pihaknya terus menggencarkan kepada masyarakat agar mengutamakan konsumsi produk dalam negeri. Kemenkop UKM juga telah memfasilitasi penyempurnaan produk lokal dan peningkatan standarnya, mulai dari kerja sama dengan BPOM, BSN, termasuk izin edar, sertifikasi halal dan juga SNI.
"Intinya kalau bangsa kita bisa produksi sendiri ngapain kita impor produk sejenis," kata Teten.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Bank Indonesia: Transaksi Digital Banking April 2021 Capai Rp 3.114,1 Triliun
Pemerintah Libatkan Startup Bantu Sukseskan Transformasi Ekonomi Digital
Makin Optimis, Menperin Target 8 Juta UMKM Beralih ke Jualan Online
Di Hari Kebangkitan Nasional, Pemerintah Gencarkan Digitalisasi
Menkominfo Sebut Potensi Ekonomi Digital RI di 2025 Capai USD124 Miliar
Startup TokoTalk Bantu Lebih 500 Ribu UMKM Rambah Bisnis Digital