Menkominfo ingatkan sebar konten negatif berpengaruh pada karir
Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara mengingatkan masyarakat untuk tidak dengan mudah menyebarkan konten atau postingan negatif di dunia maya, terutama yang berbau radikalisme dan terorisme. Sebab, tindakan ini bisa berpengaruh buruk terhadap karir.
Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara mengingatkan masyarakat untuk tidak dengan mudah menyebarkan konten atau postingan negatif di dunia maya, terutama yang berbau radikalisme dan terorisme. Sebab, tindakan ini bisa berpengaruh buruk terhadap karir.
"Saya bilang ke teman-teman yang kuliah, nanti 5 tahun lagi lamaran tidak laku. Perusahaan yang mau hire, dia cuma lihat jejak digitalnya. Dia ngapain di dunia maya, oh negatif, tidak akan diterima. Makanya posting yang positif-positif," ungkapnya di Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (15/5).
Dia menjelaskan, setiap konten yang disebarkan di dunia akan terekam dalam bentuk jejak digital yang akan terus tersimpan dan dapat diperiksa. "Ini jangan main-main lho dengan jejak digital. Saya selalu bilang jejak digital itu bukan seumur hidup, tapi seumur-umur," imbuhnya.
Karena itu, dia mengharapkan masyarakat mulai sadar bahwa menyebarkan konten negatif di dunia maya adalah tindakan yang sangat merugikan baik bagi diri sendiri apalagi orang lain. Pemerintah juga tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas kepada pihak yang menyebarkan konten negatif, baik secara individu maupun kelompok.
"Tergantung kalau bagian dari provokasi harus di take down. Isinya memprovokasi, menyebarkan, menambah kisruh, bukannya meneduhkan," tandasnya.
Baca juga:
Kepada Kapolri, anak teroris di Rusun Sidoarjo ngaku kerap diajak ayahnya ngebom
Wiranto sebut aturan teknis TNI berantas terorisme diatur dalam Perpres
Pelaku bom Mapolresta Surabaya sengaja bawa kartu keluarga, ini alasannya
Ini penyebab anak bomber Mapolrestabes Surabaya selamat dari maut
Begini cara polisi awasi 500 veteran ISIS kembali ke Indonesia