Menko Luhut Sarankan Presiden Jokowi Setop Impor Garam
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyarankan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghentikan impor garam. Dia menilai impor memicu harga garam menjadi turun.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyarankan agar Presiden Jokowi menghentikan impor garam. Dia menilai impor memicu harga garam menjadi turun.
"Tadi saya saran ke presiden soal harga garam, supaya itu jangan lagi impor-impor kita, karena saya pikir itu membuat harga garam jadi turun. Apalagi impor pada waktu panen," kata Luhut di Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Selasa (22/7).
Dia menilai impor garam juga tak perlu dilakukan sebab hanya akan menambah defisit perdagangan dan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) bagi Indonesia.
"Jadi dari situ kita lihat current account deficit kita mestinya sangat bagus sudah. Karena tahun 2023 - 2024 kita sudah ekspor USD 35 miliar dari sana," jelas Luhut.
Produksi garam industri secara nasional mencapai 800.000 ton pada 2021, seiring adanya pembangunan pabrik garam di Nusa Tenggara Timur. Sehingga, menurut dia, Indonesia tak perlu lagi impor garam.
"Jadi sebenarnya kita tidak usah lagi impor-impor. Sekarang ini saya sarankan Presiden Jokowi eloknya tidak usah ada impor-impor lagi lah. Itu bikin kacau," tandasnya.
Sumber: Liputan6
Reporter: Lizsa Egeham
Baca juga:
Jokowi Minta BMKG dan BNPB Tiru Jepang soal Mitigasi Bencana
Bara Hasibuan Sebut Ucapan Zulkifli Hasan Dukung Jokowi Tanpa Syarat Sikap Resmi PAN
Ramuan Bugar ala Presiden Jokowi Selama 18 Tahun
Jokowi Diingatkan Pilih Menteri BUMN yang Profesional dan Berintegritas
Menteri-Menteri Jokowi yang Menolak Menjabat Lagi
Mereka yang Mengaku Siap Jadi Menteri Jokowi
Belum Ada Komunikasi dengan Jokowi, Said Aqil Sebut Menag Jatah Kader NU