LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Luhut beberkan 4 syarat utama investasi di Indonesia

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan, dalam menggaet investor pemerintah selalu mengajukan empat syarat utama. Pertama, investor harus pakai teknologi yang ramah lingkungan tidak boleh second class technology. Kedua, investor asing harus menggunakan tenaga-tenaga kerja lokal.

2018-05-12 12:00:00
Luhut Panjaitan
Advertisement

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan hingga saat ini belum ada kelanjutan penanaman investasi Tiongkok usai Konferensi Tingkat Tinggi One Belt One Road (OBOR) di Beijing tahun lalu. Di mana Indonesia menawarkan empat koridor wilayah investasi yaitu Kalimantan Utara, Sumatera Utara, Sulawesi Utara dan Bali.

"Dengan Tiongkok belum ada satupun barang yang sudah jadi," ujar Menko Luhut saat memberi paparan kepada media di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman di Jakarta, Jumat (11/5) kemarin.

Menko Luhut menjelaskan, bulan lalu pemerintah Tiongkok memang telah membawa 16 ahli untuk melakukan studi kelayakan ke empat koridor wilayah yang ditawarkan oleh pemerintah. Namun demikian, belum ada keputusan yang dibuat oleh kedua negara.

Advertisement

"Dengan siapapun yang mau masuk (investasi) kita terbuka, masih proses negosiasi, tinggal kita lihat deal yang mana yang paling menguntungkan bangsa ini," jelasnya.

Purnawirawan Jenderal tersebut melanjutkan, dalam menggaet investor pemerintah selalu mengajukan empat syarat utama. "Pertama, mereka harus pakai teknologi yang ramah lingkungan tidak boleh second class technology. Untuk ini, kamipun mencontohkan upaya kami dalam mengatasi masalah Citarum," katanya.

Syarat kedua, lanjut Menko Luhut, investor asing harus menggunakan tenaga-tenaga kerja lokal. "Tapi kami sadar bahwa di luar Jawa, saya ulangi di luar Jawa, di daerah-daerah Timur yang masih terpencil masih ada kekurangan kekurangan kita untuk mendapatkan tenaga tenaga ahli," jelasnya.

Advertisement

Lalu, syarat investasi ketiga adalah investor harus bersedia membangun industri dari hulu ke hilir agar ada nilai tambah. "Keempat, saya bilang ke PM Tiongkok, Mendag dan Menlunya, bahwa harus ada transfer teknologi. Mereka setuju sehingga ada capacity building," jelasnya.

Pemerintah saat ini berupaya keras untuk meningkatkan perekonomian dengan membuka keran investasi. Nilai investasi di Indonesia saat ini adalah USD 4,9 miliar. Tidak hanya dengan Tiongkok, pemerintah RI sudah punya kerjasama yang telah terealisasi. Salah satunya adalah kerjasama pembangunan infrastruktur dengan India.

"PM Modi akan datang akhir Mei nanti, beliau malah sudah akan meresmikan ground breaking di Pelabuhan di Banten, membangun RS di Sabang, membangun pelabuhan di Sabang dan investasi di Kulon Progo," tandasnya.

Baca juga:
Menko Luhut soal Rupiah melemah: Jangan ragu sama bangsa sendiri
Menko Luhut bakal kembali ke Eropa lobi soal kampanye hitam kelapa sawit Indonesia
Menko Luhut: Butuh 7 tahun buat Sungai Citarum kembali bersih
Mengerikan, ada bakteri baru di Sungai Citarum akibat banyaknya sampah
Menko Luhut: Saya tanggung jawab dana pertemuan IMF - World Bank sebesar Rp 855 M
Bertolak ke Vatikan, Menko Luhut perjuangkan nasib kelapa sawit RI
Menko Luhut: Persiapan pertemuan IMF - World Bank di Bali sudah 75 persen

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.