LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Darmin soal inflasi April 0,10 persen: Angka segitu masih oke

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, nilai inflasi tersebut cukup bagus sebab berada di bawah 0,3 persen. Angka ini diharapkan mampu berkontribusi menjaga nilai inflasi hingga akhir tahun.

2018-05-02 16:18:06
Inflasi
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks harga konsumen atau inflasi pada April 2018 sebesar 0,10 persen. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-April) 2018 sebesar 1,09 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 3,41 persen.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, nilai inflasi tersebut cukup bagus sebab berada di bawah 0,3 persen. Angka ini diharapkan mampu berkontribusi menjaga nilai inflasi hingga akhir tahun.

"Pokoknya, kalau inflasi itu asal di bawah 0,3 persen itu masih oke. Karena 0,3 persen kali 12 itu 3,6 persen. Jadi karena sudah agak terlalu tinggi di awal dan di awal tahun memang year to date nya atau year on year nya masih agak tinggi tapi oke itu," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Rabu (2/5).

Advertisement

Menko Darmin mengatakan jelang bulan Ramadan 2018, pemerintah akan terus melakukan langkah antisipasi pengendalian sejumlah harga komoditas yang dapat mendorong kenaikan inflasi. Beberapa di antaranya seperti beras dan juga daging.

"Pemerintah akan punya langkah langkah untuk mengendalikannya. Sehingga kalau beras, arahnya kita akan dorong lebih turun lagi daging terutama. Sehingga memang secara keseluruhan kita belum tahu walaupun perannya tidak besar biasanya cabai itu tekanannya lebih tinggi ke arah naik," jelasnya.

Menko Darmin menargetkan, inflasi selama bulan Ramadan berada pada angka 0,1 persen. Hal tersebut dapat tercapai apabila nilai tukar Rupiah tidak mengalami gejolak yang cukup tajam.

Advertisement

"Paling paling seperti sekarang ini. Artinya 0,1 persen itu baguslah.
Nggak lah (tidak sampai 0,5 persen). Kita punya langkah langkahnya, agak khusus kebijakan yang diambil terutama mendorong beras dan daging. Kita percaya itu malah akan turun," jelasnya.

"Secara umum ya memang perubahan kurs juga ada pengaruhnya terhadap inflasi terutama di core inflation atau lebih sempit lagi di dalam imported inflation. Itu mungkin akan bergerak sedikit naik. Tapi enggak banyak biasanya. Sehingga, sebulan ke depan saya menduga masih akan rendah inflasinya," tandasnya.

Baca juga:
Menko Darmin kumpulkan sejumlah menteri dan bos Pertamina bahas harga BBM
Survei: Inklusi keuangan RI jadi tercepat di Asia Timur dan Pasifik
Ironis, RI penghasil kopi terbesar tapi hanya raup untung 10 persen
Pemerintah Jokowi segera latih SDM jalankan program perizinan terintegrasi
Tingkatkan produksi, pemerintah luncurkan buku peta jalan kopi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.