Menko Darmin: Setelah kita evaluasi, operasi pasar saat ini kurang banyak
"Hasilnya, memang operasi pasar sudah dijalankan walaupun setelah kita evaluasi masih kurang banyak operasi pasar dilakukan dan perlu melibatkan lebih banyak pedagang dalam operasi pasar itu."
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyebut bahwa pemerintah telah melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan selama Ramadan 2018. Namun demikian, operasi pasar tersebut masih berdampak kecil sehingga harus melibatkan banyak pedagang.
"Hasilnya, memang operasi pasar sudah dijalankan walaupun setelah kita evaluasi masih kurang banyak operasi pasar dilakukan dan perlu melibatkan lebih banyak pedagang dalam operasi pasar itu," ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Kamis (24/5).
Darmin mengatakan, untuk menurunkan harga pangan pemerintah juga perlu menurunkan harga barang yang diperdagangkan. Selain itu, operasi pasar juga perlu diperluas disejumlah titik yang dinilai mengalami gejolak harga cukup besar.
"Kedua, kita juga melihat kalau mau menurunkan harga lebih jauh, sudah turun sebenarnya. Tapi turunnya kecil, kalau ingin menurunkan harga lebih jauh selain operasi pasar yang diperbesar, kita itu perlu menurunkan juga harga penjualan kita di operasi pasar sehingga harga bisa turun," jelasnya.
Darmin menambahkan, selain kedua hal tersebut, pemerintah juga akan memastikan ketersediaan pasokan pangan dalam negeri terkendali. "Nah, yang ketiga memang sebetulnya kita punya stok baik dari dalam negeri termasuk impor. Sehingga kita bisa melakukan operasi pasar," tandasnya.
Baca juga:
Mendag Enggar toleransi pedagang naikkan harga daging ayam Rp 1.000 dari harga normal
Mendag Enggar bocorkan penyebab tingginya harga daging ayam
Budi Waseso rapat bahas stok dan harga pangan di Gedung DPR
Terus meroket, harga ayam potong tembus Rp 50.000 per Kg
Hari keempat puasa, harga cabai mulai merangkak naik