LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Darmin Sebut Perang Dagang Masih Jadi Tantangan Ekonomi Global

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan perang dagang masih akan menjadi tantangan ekonomi global selanjutnya, setelah sentimen dari kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) mulai mereda.

2019-03-22 16:20:10
Darmin Nasution
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan perang dagang masih akan menjadi tantangan ekonomi global selanjutnya, setelah sentimen dari kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) mulai mereda.

"Tantangan besar global, ketika The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga, itu perang dagang," kata Darmin, dikutip Antara, Jumat (22/3).

Dia menjelaskan saat ini belum ada kesepakatan baru yang menandakan berakhirnya perang dagang antara China dan AS, sehingga ketidakpastian global ini belum akan usai dalam waktu dekat.

Advertisement

"Belum ada posisi jelas, tidak maju dan tidak mundur. Kita lihat saja karena yang pasti dua-duanya merugi dan sama-sama terpengaruh pertumbuhan ekonominya," imbuhnya.

Dia menambahkan persoalan perundingan perang dagang yang tidak bisa selesai dalam waktu cepat, bisa mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia dalam jangka pendek.

"Masalah dengan perang dagang adalah, sekali dimulai, menghentikannya juga tidak mudah. Ini dampaknya lebih besar untuk kita, karena dua negara tersebut menjadi tujuan ekspor terbesar," ujarnya.

Advertisement

Oleh karena itu, dia mengharapkan terdapat solusi dari permasalahan perdagangan global ini agar tekanan eksternal yang dapat mengganggu perekonomian nasional makin berkurang. "Buat kita, kalau perang dagang itu dapat diredam, apalagi bisa diselesaikan, akan baik sekali," kata Darmin.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS sedang mempertimbangkan akan menahan tarif pada produk China hingga batas waktu yang dianggap substansial. Padahal, AS sudah menerapkan bea tarif impor barang China total senilai 250 miliar dolar AS.

Baca juga:
Bank Indonesia: Pertumbuhan Global Maret Masih Melambat Tapi Ketidakpastian Berkurang
Chatib Basri: Hadapi Perang Dagang, Ekonomi Indonesia Lebih Aman Dibanding Singapura
Menko Darmin: Kita Tak Ikut Perang Dagang tapi Kena Imbas
Perang Dagang AS-China Untungkan Ekspor Kayu Indonesia
Per Hari Ini, BI Catat Dana Asing Masuk Capai Rp 68 Triliun

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.