Menko Darmin prediksi pertumbuhan ekonom RI tak lebih dari 5 persen
"Saya rasa pertumbuhan ekonomi pada kuartal II akan lebih baik dari kuartal I," kata Darmin.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I-2016 (Januari-Juni) hanya mencapai angka 5 persen. Hal ini dikarenakan bergesernya masa panen dari kuartal I-2016 menjadi kuartal II-2016 akibat pengaruh el nino.
"Perkiraannya kalau panen tidak bergeser ke kuartal II, saya selalu memperkirakan pertumbuhan di kuartal I pasti 5 persen. Tapi karena panen bergeser karena el nino itu membuat pertanian pertumbuhannya kecil pada kuartal I. Tapi dia akan meningkat di kuartal II," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Senin (11/7).
Selain itu, merosotnya perdagangan dunia juga berdampak kepada turunnya ekspor-impor Indonesia. Hal tersebut berpengaruh kepada penghasilan masyarakat Indonesia yang ikut menurun.
Meski begitu, percepatan pembangunan infrastruktur dan deregulasi perizinan dari pemerintah akan mampu membangkitkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut Darmin, jika panen tidak bergeser dan ekspor-impor terus meningkat maka pertumbuhan ekonomi bisa lebih dari 5 persen.
"Pembangunan sejumlah infrastruktur dan deregulasi akan mendorong pertumbuhan ke atas. Dampaknya ya memang tidak setinggi seandainya kebijakan diambil dalam situasi normal. Tapi saya rasa pertumbuhan ekonomi pada kuartal II akan lebih baik dari kuartal I," imbuhnya.
Baca juga:
Menko Darmin: Lebaran tahun ini bawa pengaruh kecil terhadap inflasi
Pengiriman barang lewat PT Pos naik tajam saat Lebaran 2016
Awal pekan usai Lebaran, Rupiah melemah tipis ke Rp 13.125 per USD
BI harus tambah cadangan emas hadapi Brexit dan Amerika Serikat
UU Tax Amnesty dicurigai jadi pesanan pengemplang pajak
'Tax Amnesty beri diskon besar-besaran untuk pengemplang pajak'
PERADI: UU Pengampunan Pajak itu praktik legal pencucian uang