LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Darmin: Perbankan jangan buru-buru naikkan suku bunga kredit

"Walaupun itu akan sedikit, enggak harus, tapi akan mempengaruhi bunga kredit di dalam negeri. Kita bisa mencoba meyakinkan bank jangan buru-buru mengubah tingkat bunga supaya jangan mempengaruhi bunga pinjaman orang."

2018-05-17 19:57:44
Suku bunga
Advertisement

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,50 persen. Langkah ini dilakukan dalam rangka meningkatkan stabilitas makro ekonomi.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menilai langkah tersebut cukup baik untuk merespons kondisi saat ini. Di mana, salah satu perhatian bank sentral terdepresiasinya nilai tukar Rupiah hingga mencapai Rp 14.000 per USD.

"Sudah baguslah dinaikkan. Tentu akan ada pengaruhnya tapi seberapa besar kita akan lihat beberapa hari ini. Tapi itu langkah yang betul untuk menjawab situasi sekarang ini," ujar Menko Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (17/5).

Advertisement

Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia diprediksi pasti akan mempengaruhi kenaikan bunga kredit perbankan. Untuk itu pemerintah akan berkoordinasi dengan perbankan agar tidak buru-buru menaikkan bunga kredit, dengan demikian bunga pinjaman nasabah tidak terlalu terpengaruh.

"Walaupun itu akan sedikit, enggak harus, tapi akan mempengaruhi bunga kredit di dalam negeri. Kita bisa mencoba meyakinkan bank jangan buru-buru mengubah tingkat bunga supaya jangan mempengaruhi bunga pinjaman orang," jelas Menko Darmin.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,50 persen. Langkah ini diambil untuk meningkatkan stabilitas makro ekonomi.

Advertisement

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, mengatakan keputusan terkait suku bunga acuan juga diikuti dengan langkah bank sentral untuk menaikkan 25 basis poin suku bungan deposit facility sebesar 3,75 persen dan lending facility sebesar 5,25 persen.

"Rapat dewan gubernur Bank Indonesia 16-17 Mei memutuskan menaikkan 25 basis poin menjadi sebesar 4,50 persen. Berlaku efektif 18 Mei 2018," kata Agus, di Gedung BI, Jakarta, Kamis (17/5).

Agus mengatakan kebijakan tersebut ditempuh sebagai bauran kebijakan BI untuk konsisten dengan upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan di tengah berlanjutnya peningkatan ketidakpastian pasar keuangan dunia dan penurunan likuiditas global.

Selain itu, Bank Indonesia juga melanjutkan upaya stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai kondisi fundamentalnya dengan tetap mendorong bekerjanya mekanisme pasar. "Kebijakan tersebut ditopang oleh pelaksanaan operasi moneter yang diarahkan untuk menjaga kecukupan likuiditas baik di pasar valas maupun pasar uang," ujarnya.

Baca juga:
Menko Darmin kumpulkan menteri bahas insentif perpajakan
Perempuan belum jadi prioritas dalam inklusi keuangan RI
Neraca perdagangan RI defisit USD 1,63 miliar, ini kata Menko darmin
Menko Darmin panggil Menteri Susi bahas izin lokasi tata ruang laut
Rupiah merosot, Menko Darmin bandingkan nilai tukar RI dengan Malaysia & Thailand

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.