Menko Darmin: Pembangunan infrastruktur baru 60 persen di 2019
"Mungkin sampai 2019 pasti lebih banyak menurut saya, kalau dihitung dari 2016, karena 2015 baru mulai. Sekitar 40 persen ditambah 20 persen ke depan."
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menargetkan 60 persen dari total pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi-JK selesai di 2019. Sementara sisanya masih akan terus dikerjakan, salah satunya pengerjaan waduk.
"Mungkin sampai 2019 pasti lebih banyak menurut saya, kalau dihitung dari 2016, karena 2015 baru mulai. Sekitar 40 persen ditambah 20 persen ke depan," ujar Menko Darmin di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (10/8).
"Tidak berarti itu (pengerjaan infrastruktur) tidak selesai. Tapi belum selesai karena bangun waduk tidak bisa 3 tahun, mungkin 5 tahun atau 6 tahun," sambungnya.
Menko Darmin mengatakan, proyek terbanyak yang sudah rampung adalah non Proyek Strategis Nasional (PSN). Sementara, PSN pengerjaan umumnya bersifat jangka panjang namun tidak didanai oleh Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN).
"Kalau non PSN biasanya enggak lama. Yang multi years tidak banyak. Hanya minoritas saja yang multiyears. Banyak kemudian langsung selesai tahun itu lebih banyak. Kemudian sisanya dalam 2 atau 3 tahun. Tapi kalau PSN hampir selalu multiyears walaupun bukan APBN," jelasnya.
Baca juga:
Proyek bersejarah, Wika bakal renovasi Istana Presiden Niger
Gandeng PP Energi, anak usaha Pelindo III bangun tangki timbun BBM Rp 300 M di Bali
Optimalkan penggunaan teknologi, Pelindo III hemat anggaran hingga Rp 784 M
Menteri Rini dorong tol Bakauheni-Terbanggi Besar selesai dalam 1,5 bulan
Imbas proyek MRT, Jalan Panglima Polim Raya menyempit
Jelang pertemuan IMF-World Bank, Menko Luhut tinjau Pelabuhan Benoa Bali