Menko Darmin Kumpulkan Pengusaha Bahas Sistem Logistik Desa
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengumpulkan pengusaha untuk membahas mengenai pembangunan sistem logistik desa (Sislogdes). Menko Darmin menjelaskan, pembentukan Sislogdes ini diperlukan agar harga komoditas satu daerah dengan daerah lain tidak jauh berbeda.
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengumpulkan pengusaha untuk membahas mengenai pembangunan sistem logistik desa (Sislogdes). Sislogdes ini diperlukan untuk memaksimalkan pendapatan negara dari penjualan hasil bumi setiap daerah.
"Bidang logistik sebelumnya terbatas pada logistik desa, kota, untuk pangan. Masih ada logistik lain desa kota untuk hasil bumi, masih ada ekspor impor itu belum," ujar Menko Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/3).
Menko Darmin menjelaskan, pembentukan Sislogdes ini diperlukan agar harga komoditas satu daerah dengan daerah lain tidak jauh berbeda. Sislogdes ini juga nantinya akan melengkapi segala kebutuhan setiap daerah dengan kualitas yang tidak jauh berbeda.
"Mereka bisa lahirkan logistik jadi harga tidak melonjak banyak antara satu daerah dengan daerah lain. Memang lebih mudah karena produknya produk industri sudah standar. Kalau pepaya mana yang grade a mana grade b, pepaya mungkin masih belum terlalu sulit tapi kalau pisang, lebih susah lagi, atau sayur, belum lagi gimana caranya supaya logistiknya jangan terlalu mahal dan pemain di desa itu jangan cuma dapat sisanya," katanya.
Mantan Direktur Jenderal Pajak itu menambahkan, pengusaha juga mengusulkan berbagai saran agar infrastruktur yang telah dibangun seperti tol laut dapat memberi pengaruh besar dalam mendorong pemerataan harga seluruh Indonesia. Sebab, selama ini pengusaha banyak mengeluh tol laut sering kosong usai melakukan pengangkutan barang.
"Ada isu itu truk nya nanti pulangnya kosong? Gimana supaya tidak kosong? Itu semua tadi keluar idenya, karena mereka pemain, mereka analis bisa bilang pak kayaknya begini kita harus lahirkan simpul-simpul logistik. Kemudian informasinya kita harus bangun begini, sehingga kalau dia pulang truknya dia tahu cari informasi di mana supaya barang bisa dibawa," jelasnya.
Baca juga:
KA Logistik Perluas Sayap Bisnis Keluar Pulau Jawa
Jurus Lion Parcel Cetak Pertumbuhan di Atas 10 Persen Saat Tarif Muatan Udara Naik
Gandeng Lion Parcel, Kereta Api Logistik Incar Pertumbuhan Pendapatan 30 Persen
Gandeng KA Logistik untuk Pengiriman Barang, Lion Parcel Hemat Biaya 400 Persen
Tarif Muatan Udara Mahal, Lion Parcel Gandeng KA Logistik untuk Pengiriman Barang
Potensi Pasar E-commerce Besar, J&T Express Lebarkan Sayap ke Filipina
Tingginya Biaya Logistik Buat Produk Ekspor Indonesia Tak Kompetitif