Menko Darmin kenang sejarah terbentuknya Kemenko Perekonomian di 52 tahun lalu
Darmin menjelaskan, sebetulnya tugas Kemenko Perekonomian tidaklah banyak. Lebih kepada membuat dan merumuskan kebijakan serta mengkoordinasikannya dengan kementerian dan lembaga lain.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merayakan hari jadinya yang ke 52 tahun. Menko Darin ikut memeriahkan acara tersebut dengan mengenang sejarah terbentuknya Kemenko Perekonomian di Tanah Air.
Darmin menjelaskan, Kemenko Perekonomian dibentuk pada tahun 1966 silam. "Menko pertama dibentuk setelah situasi 65, berarti 52 tahun. Sejak itu Menko eksis. Tugas dan fungsinya lebih banyak mengkoordinasi ketimbang pekerjaan operasional," kata Menko Darmin usai mengikuti acara jalan santai di kantornya.
Dia menjelaskan, sebetulnya tugas Kemenko Perekonomian tidaklah banyak. Lebih kepada membuat dan merumuskan kebijakan serta mengkoordinasikannya dengan kementerian dan lembaga lain. "Kerjaan kita sebenarnya kebijakan dan koordinasi kebijakan di semua bidang," ujarnya.
Dia menjelaskan, salah satu contoh persoalan misalnya terjadi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berada di bawah naungan Kemenko Maritim namun tetap saja kebijakannya ada di Kemenko Perekonomian.
"Walaupun ESDM yang sebetulnya resmi di Menko Maritim tapi kalau sudah urusan ekonomi ya tetap koordinasi di kantor Menko. Begitu juga perhubungan, pariwisata tapi sebaliknya juga untuk hal menyangkut kemaritiman atau sosial, ya itu di Kemenko yang lain."
Terakhir, Menko Darmin mengungkapkan harapannya di hari ulang tahun ke 52 tersebut. "Harapan tentu saja bisa makin efektif, melakukan koordinasi situasi dunia juga sekarang sedang ngga bisa dibilang tenang, betul-betul sedang mulai bergolak."
Baca juga:
Menko Darmin akui kondisi keuangan Pertamina tidak sehat
Menko Darmin sebut nilai tukar dalam bahaya jika tembus Rp 20.000 per USD
Menko Darmin: Donald Trump marah karena The Fed terus naikkan suku bunga acuan
Menko Darmin soal isu perang dagang : Tidak perlu direspons grasa-grusu
Rupiah terpuruk sentuh 14.500 per USD, ini respons Menko Darmin
Menko Darmin: Penggunaan B20 bisa hemat devisa USD 5,5 miliar per tahun