Menhub Budi: Tiket angkutan umum tak ada yang naik saat mudik
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim tiket angkutan umum tidak ada yang naik. Hal ini berlaku untuk jenis angkutan darat, udara dan kereta api, dan semata-mata Budi mengklaim untuk mengakomodasi para warga.
Usai melakukan tinjauan menghadapi arus mudik di tiga lokasi, yakni Bandara Soekarno Hatta, Terminal Pulogebang, dan Stasiun Gambir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim tiket angkutan umum tidak ada yang naik. Hal ini berlaku untuk jenis angkutan darat, udara dan kereta api, dan semata-mata Budi mengklaim untuk mengakomodasi para warga.
"Saya cek tadi, tiket tak ada yang naik. Relatif dalam harga normal. Jadi, kalau ada berita yang harga tiket naik. Dari Soetta tak ada yang tinggi. Dari Soetta, Jakarta ke Padang, Rp 600 hingga 800 ribu. Tadi saya dari Pulogebang, dari Jakarta sampai Slawai, Rp 80 ribu. Dari sini (Kereta), Jakarta-Klaten, Rp 600 ribu,"kata Budi saat tinjau di Stasiun Gambir, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (3/6).
Semua tak ada yang di atas, yang diberitakan hoax itu. Saya minta minta kepada KAI, operator bandara, bus, tiket tak ada yang naik. Kalau masih dalam atas batas tertentu, boleh. Syukur-syukur lebih rendah dari itu," jelasnya.
Dalam mudik dan arus balik lebaran, Budi mengaku tak akan membuat masyarakat kecewa dengan pelayanan pemerintah saat ini.
"Saya mengapresiasi KAI yang service-nya bagus. Rata-rata mereka puas, mereka mau naik kereta api. Karena satu, tarifnya relatif murah, waktunya tepat, aman, dingin, semua nyaman dan ramah. Kerja ini harus ditingkatkan dan harus konsisten. Di hari lebaran ini, Pak Presiden meminta kita lebih baik dari tahun lalu. Mudik yang bahagia, hidup rukun. Kalau kita semua menjaga ini, insyallah semua akan berjalan dengan baik," imbuhnya.
Dia pun memastikan, pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan dan kualitas dari moda kereta api yang saat ini menjadi moda unggulan. "InsyaAllah dua tahun lagi kita memiliki prasarana yang bagus dari Jakarta sampai Surabaya dengan kecepatan 140 km per jam. Sehingga Jakarta-Surabaya ditempuh dalam waktu 5,5 jam," pungkasnya.
Baca juga:
Lebaran 2018, Garuda Indonesia siapkan 150.510 kursi ekstra flight
Menhub Budi ingatkan masyarakat tak gunakan motor saat mudik
Jelang arus mudik, Menhub Budi minta 500 pesawat sudah uji kelayakan
3,6 Juta pemudik diprediksi lewat Bandara Soekarno Hatta
Menhub Budi tinjau kesiapan tiga lokasi keberangkatan mudik