Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

3,6 Juta pemudik diprediksi lewat Bandara Soekarno Hatta

3,6 Juta pemudik diprediksi lewat Bandara Soekarno Hatta Bandara Soekarno Hatta dipadati pemudik. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan langsung pemantauan posko mudik lebaran di terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, untuk memastikan kesiapan Bandara tersibuk di Indonesia itu, dalam mengangkut orang pada musim mudik tahun ini.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta M. Suriawan Wakan memastikan pihaknya telah bersiap menyambut arus mudik pada lebaran tahun ini bersama seluruh stakeholder. Diperkirakan, pemudik yang menggunakan Bandara Soekarno Hatta akan mencapai 3,6 juta penumpang, naik 4,1 persen dibanding tahun lalu sebesar 3,4 juta orang.

"Seluruh persiapan sudah kami lakukan untuk arus mudik tahun ini, kami bersama seluruh stakeholder komunitas Bandara Soetta siap," kata Wakan di posko mudik lebaran di terminal 1C Bandara Soetta, kota Tangerang, (3/6).

Untuk arus mudik kali ini, terang Wakan, hampir sejumlah fasilitas pendukung akan segera disiapkan. Sementara pihaknya juga telah meminta untuk penambahan armada Bus Damri dari dan ke Bandara Soetta. "Khusus armada sudah koordinasi, ada beberapa tambahan bus Damri kita minta armada cadangan, sementara pengamanan dari Polri, TNI dan Avsec akan ditingkatkan," kata Wakan.

Kapolres Kota Bandara Soetta AKBP Victor Togi akan membangun 3 posko untuk meningkatkan keamanan di semua titik terminal dan seluruh area Bandara. Masing-masing posko ini akan ditingkatkan menjadi pengamanan dengan skala besar. Selain itu, area di bandara soetta sampai parimeter juga akan ditingkatkan patroli.

"Posko akan kami buat 3, untuk di terminal 1,2 dan 3 nantinya akan dibantu dari Brimob, TNI dan Avsec. Memang pengamanan fokus pada terminal," katanya.

Setelah mendengar laporan tersebut, Menhub Budi berharap agar pelaksanaan angkutan mudik bisa berjalan dengan baik dan konsisten. Secara khusus dia juga berpesan terkait dengan isu keselamatan, terutama pengetatan pemeriksaan di security check point (SCP 1 dan 2).

"Tentu dilakukan dengan beberapa hal diantaranya melakukan efektiftas dari pada SCP 1 dan 2 banyak juga lengah sehingga di negara lain dicek ini masih terjadi," ucap Budi.

Selain itu, dia juga berpesan agar pengelola Bandara Soekarno Hatta bekerja sama dengan Polri untuk mencegah adanya ancaman teror. "Kaitan dengan ancaman dan teror diminta untuk polri untuk mengawal, mendeteksi apa yang terjadi karena kalau sudah terjadi jangan banyak terlau omong," tegasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP