Menhub Budi tawarkan proyek LRT Jabodebek ke swasta
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya bakal menawarkan proposal pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek ke pihak swasta. Nantinya, pemerintah akan membuatkan memo untuk pengelola yaitu KAI untuk penawaran ke investor.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya bakal menawarkan proposal pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek ke pihak swasta. Nantinya, pemerintah akan membuatkan memo untuk pengelola yaitu KAI untuk penawaran ke investor.
"Saya sangat antusias, karena ternyata swasta nasional, swasta asing pengen masuk," ujar Budi di sela-sela diskusi 'Kebangkitan Bandara Digital Indonesia', di Auditorium Kantor Pusat PT Angkasa Pura, Tangerang, Banten, Sabtu (20/5).
Dengan begitu, pendanaan tidak berasal dari bank-bank BUMN saja. "Jadi enggak semua uang yang dipake oleh Jabodebek itu dari bank BUMN saja, tapi yang lain juga masuk," ujarnya.
Lebih jauh, Budi menyampaikan skema ini bisa juga diterapkan ke beberapa proyek di daerah lain. Sehingga, pembangunan infrastruktur transportasi khususnya LRT tidak membebankan APBN.
"Dan kalau ini sudah jadi, ini bisa kita buat untuk di Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, yang selama ini pure APBN yang dananya itu kita terbatas," tutupnya.
Baca juga:
Ini yang dibenahi AP II jika terapkan digitalisasi bandara
AP II terapkan digitalisasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
Lewat digitalisasi, Bandara Soetta naik ke peringkat 15 dunia
Darmin sebut Surabaya bisa jadi contoh kota lain terapkan smart city
Menko Darmin dorong Pemda bangun smart city selesaikan masalah kota
Kepada pimpinan media, Jokowi jelaskan alasan genjot infrastruktur
Butuh dana Rp 2,56 triliun, PT MRT Jakarta minta persetujuan DPRD