Menhub Budi sebut penerbangan komersil ke Palu menjadi 3 maskapai
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan mulai hari ini penerbangan komersil ke Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu bertambah. Jika sebelumnya hanya Garuda Indonesia dan Wings Air, kini Nam Air menjadi maskapai yang ketiga.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan mulai hari ini penerbangan komersil ke Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu bertambah. Jika sebelumnya hanya Garuda Indonesia dan Wings Air, kini Nam Air menjadi maskapai yang ketiga.
"Hari ini sudah ada tiga penerbangan dan kita usahakan akan ada beberapa penerbangan lagi. Tanggal 1 sebenarnya sudah ada penerbangan tapi itu penerbangan kemanusiaan yang dilakukan TNI," kata Budi di kantornya, Rabu (3/10).
Penambahan penerbangan ini akan terus ditambah tentunya dengan menggunakan pesawat kecil seperti ATR. Hal itu dikarenakan landasan yang bisa digunakan saat ini hanya 2.000 meter. Normalnya bandara ini memiliki runway sepanjang 2.550 meter.
Dia menjelaskan kerusakan runway tersebut terdapat di dua sisi, sisi 15 dan sisi 33. Untuk sisi 15 ada sekitar 250 meter yang sedang konstruksi dan sisi 33 ada sekitar 300 meter yang rusak parah akibat retak.
Untuk perbaikan di sisi 15, di menargetkan akan selesai dalam waktu paling lambat 2 minggu. Dan untuk sisi 33 diperkirakan akan membutuhkan waktu perbaikan sekitar 1-2 bulan.
"Jadi kalau sisi 15 ini selesai maka runway yang bisa digunakan menjadi 2.250 meter. Dengan demikian pesawat jenis Boeing 737 atau Airbus 320 sudah bisa mendarat," tandasnya.
Reporter: Ilyas Istianur Parditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pemerintah buka opsi tambah anggaran penanganan gempa Palu dan Donggala
Instruksi Jokowi ke Panglima TNI & Kapolri: Jangan ada penjarahan di lokasi bencana
Listrik minim, alasan Kemenkominfo baru benahi 15 persen jaringan komunikasi di Palu
Presiden Jokowi sebut bantuan asing sudah mulai masuk untuk gempa Sulteng
Bos BKPM yakin bencana gempa Palu & Donggala tak pengaruhi iklim investasi Sulawesi