Presiden Jokowi sebut bantuan asing sudah mulai masuk untuk gempa Sulteng
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menuturkan, bantuan asing untuk penanganan dampak bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah sudah mulai masuk.
"Bantuan sudah mulai masuk, pesawat-pesawat bantuan masuk, logistik masuk," kata Presiden Jokowi kepada wartawan saat meninjau lokasi bencana di Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan Kota Palu, dilansir Antara, Rabu (3/10).
Terkait bantuan asing, Kepala Negara menceritakan, Raja Salman dari Arab Saudi dan Perdana Menteri Australia sudah menghubunginya. Termasuk Presiden AS Donald Trump. Menurut Presiden Jokowi, mereka negara negara sahabat memberikan komitmennya sebagai sahabat yang baik untuk tahapan pencarian maupun tahapan rekonstruksi.
"Tadi malam Presiden Donald Trump juga telepon," katanya.
Untuk diketahui, 18 Negara asing menyatakan kesediaannya membantu Indonesia, pascagempa dan tsunami di Palu dan Donggala, di Sulteng. Namun demikian, pemerintah membatasi ragam bantuan yang akan diberikan belasan negara sahabat itu.
"Negara sahabat bersedia memberikan sumbangan, ada 18 negara sahabat. Kemarin sore, kita laksanakan rapat dengan para Dubes. Ada yang sudah langsung menjawab akan membantu ini dan ini," kata Menko Polhukam Wiranto, kepada wartawan di Hotel Platinum Balikpapan, usai rapat koordinasi penanganan bencana Sulteng, Selasa (2/10) malam.
Namun demikian menurut Wiranto, pemerintah membatasi bantuan yang diperlukan dari 18 negara itu. "Tapi kami berikan patokan, yang kita butuhkan utama angkutan udara, tenda, water treatment penjernihan air bagi masyarakat, genset," ujar Wiranto.
"Untuk bantuan medik, tidak diperlukan. Kita bisa tangani sendiri. Juga ada lagi fogging menetralkan bakteri. Karena (jenazah) membusuk bisa timbulkan penyakit. Kita juga butuh bantuan (fogging) itu," tambahnya.
Bantuan-bantuan itu sendiri, sudah mulai berdatangan. "Di antaranya, sudah masuk permintaan kita. Angkutan udara. Pertama Singapura, malam ini sudah sampai. Kemudian Malaysia. Korea Selatan, pesawat terbang," sebut Wiranto.
"Masih ada lagi, Amerika Serikat, akan bantu. Tapi belum pasti berapa jumlahnya. Water treatment dari Jepang, Ceko. Tidak hanya dari negara-negara asia, tapi dari Arab saudi juga," jelasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya