LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menhub Budi: Rusia siap bangun rel kereta api Kaltim-Kalteng

Perusahaan itu, kata Budi, sebenarnya siap untuk groundbreaking pembangunan rel kereta api dari Kaltim-Kalteng namun masih perlu ada konfirmasi dari Kedutaan Rusia apakah dapat dilaksanakan atau tidak.

2017-02-05 17:09:45
kementerian perhubungan
Advertisement

Perusahaan asal Rusia menyatakan kesiapannya membangun rel kereta api dari Provinsi Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah.

Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan Indonesia Budi Karya Sumadi usai pertemuan dengan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Bandara Tjilik Riwut, Minggu (5/2).

Perusahaan itu, kata Budi, sebenarnya siap untuk groundbreaking pembangunan rel kereta api dari Kaltim-Kalteng namun masih perlu ada konfirmasi dari Kedutaan Rusia apakah dapat dilaksanakan atau tidak.

Advertisement

"Rel kereta api itu untuk mengangkut Batubara. Kalau untuk angkutan orang, terlalu mahal. Tapi kan, kalau sudah ada jaringan rel kereta api itu tinggal digunakan untuk transportasi orang," ujar Budi seperti ditulis Antara.

Sementara mengenai pembangunan rel kereta api jalur Puruk Cahu melalui Bangkuang hingga Batanjung di Provinsi Kalteng, Menhub enggan berkomentar banyak bahkan menganggap progresnya terlalu lambat.

Dia mengatakan, sampai sekarang ini pihak China Railway Group Limited selaku investor belum pernah bertemu dengan dirinya, sehingga lebih baik membahas yang telah pasti dan jelas progresnya.

Advertisement

"Saya tidak akan membatalkan pembangunan rel kereta api yang akan dibangun China Railway Group Limited. Tapi kan sesuatu yang tidak fisibel, apalagi menyangkut orang lain, tentu tidak bisa bersaing. Apa kita mau membiayai." ucapnya.

Budi membantah bahwa dirinya menggantung pembangunan kereta Api sepanjang 425 kilometer peninggalan Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang periode 2005-2010 dan periode 2010-2015 itu, bahkan telah masuk Program rencana strategis Nasional.

Dia mengatakan pihak China Railway Group Limited yang belum menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat pembangunan tersebut. "Bukan digantung. Kalau saya bilang tidak boleh, saya yang menggantung. Pihak China Railway Group Limited yang menggantungnya. serius sendiri mereka," kata Budi.

Baca juga:
Lebih murah, kereta cepat Jakarta-Surabaya bermesin diesel dikaji
Menhub: Bandara Adisutjipto kapasitas 2 juta tapi penumpang 7 juta
Kemenhub beri sinyal akan hancurkan kendaraan tua tak laik jalan
Bandara Kulon Progo selesai 2019, naik haji langsung dari Yogyakarta
Jokowi targetkan Bandara Kulon Progo beroperasi pertengahan 2019

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.