Menhub Budi: Jatuhnya Lion Air JT610 tak terkait penerbangan murah
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tidak terkait dengan penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC). Meski selama ini Lion Air dikenal sebagai salah satu maskapai dengan biaya penerbangan murah di Tanah Air.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, jatuhnya pesawat Lion Air JT610 tidak terkait dengan penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC). Meski selama ini Lion Air dikenal sebagai salah satu maskapai dengan biaya penerbangan murah di Tanah Air.
Dia mengungkapkan, pemerintah mengizinkan adanya maskapai LCC karena memang adanya kebutuhan dari masyarakat. Dan meski murah, faktor keselamatan tetap harus diutamakan.
"LCC ini adalah kebutuhan. Bukan LCC yang salah, tapi bagaimana kita meningkatkan safety," ujar dia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10).
Budi menyatakan, sebenarnya biaya yang murah bagi sebuah penerbangan juga berkorelasi dengan keselamatan. Oleh sebab itu, harga tiket yang banderol maskapai harus mampu memenuhi biaya perawatan pesawat sebagai bagian dari keamanan.
"Tarif itu satu sisi terlalu rendah dan berkorelasi. Orang enggak konsisten, minta murah dan safety ya kita harus imbangi," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pasca-kecelakaan, Lion Air klaim jumlah penumpang tak menurun signifikan
Objek sepanjang 22 m diduga badan Lion Air JT 610 ternyata bangkai kapal
Pasca jatuhnya pesawat, Lion Air tunjuk Muhammad Rusli sebagai Plt Direktur Teknik
Tawa terakhir sang buah hati sebelum hilang bersama Lion Air JT610
Eks anggota jadi korban Lion Air, Polresta Surakarta gelar Salat Ghaib