Mendag: Yang miliki stok daging lepas saja, kita akan guyur 10 ton
Daging sapi asal India segera masuk.
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengingatkan kepada semua pihak yang menyimpan atau memiliki stok daging agar segera dilepas ke pasar. Sebab, harga akan segera turun karena pihaknya akan menggelontorkan 10 ton daging untuk tahap pertama dalam waktu dekat ini.
"Jadi, saya menyarankan mereka yang masih memiliki stok daging, lepas saja di pasar dan jangan main, karena kita akan guyur. Kita tidak ada kekhawatiran untuk itu. Pertama 10 ton," ucap Enggar ketika ditemui di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/8).
Daging tersebut berasal dari India dan dipastikan masih akan terus masuk untuk tahap berikutnya. Meski demikian, Enggar berjanji kebijakan ini tidak akan membuat rugi peternak dalam negeri.
"Peternak yang ada tidak akan terganggu. Ke depan, jaminannya adalah feedloater, semuanya kita akan minta kompensasinya mereka untuk pembibitan. Ada kompensasi untuk itu," katanya.
Hingga saat ini, harga daging di beberapa pasar dalam negeri masih mencapai Rp 120.000 per kilogram. Enggar kembali menegaskan bahwa harga segera turun jika sapi India sudah masuk dan segera dilempar ke pasar
"Ya segera masuk daging dari India, dan itu gini. Sekali lagi suplly demand itu akan kita seimbangkan tanpa mengorbankan dalam negeri. Begitu itu masuk maka sekian banyak jaringan jaringan distribusi orang yang masih menyimpan daging, mencari margin yang lebih pasti akan melepas."
Baca juga:
Pemerintah ubah peran feedloter demi stabilkan harga daging
Impor menurun, markas penggemukan sapi hanya terisi 16.000 ekor
Jadi kartel daging sapi, mendag bakal cabut izin importir
Pedagang curhat ke mendag: Daging beku tak laku dijual
Kementan rumuskan tata cara dan syarat impor jeroan
Bos Bea Cukai: Kita dukung impor jeroan kalau memang sudah dibuka
Tak ada importir tertarik datangkan jeroan ke Indonesia