Mendag soal pertumbuhan ekonomi 5,06 persen: Cukup menggembirakan
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita mengatakan angka tersebut cukup menggembirakan. Sebab hal itu dimulai dari inflasi yang juga rendah yaitu 2,7 persen sampai dengan Oktober.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,06 persen sepanjang triwulan III-2017. Angka tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2017 yang hanya 5,01 persen.
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita mengatakan angka tersebut cukup menggembirakan. Sebab hal itu dimulai dari inflasi yang juga rendah yaitu 2,7 persen sampai dengan Oktober.
"Menurut saya cukup menggembirakan. Kita mulai dari inflasi yang juga rendah sekali sampai dengan Oktober itu 2,7 persen," kata Mendag Enggar di kantornya, Jakarta, Senin (6/11).
Dia berharap, pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun mencapai target yaitu sebesar 5,2 persen. "InsyaAllah tercapai, bahkan dari target yang ditetapkan. Pertumbuhan ekonomi, sekarang di mana lagi di dunia yang bisa lebih cepat lebih tinggi. Kita mensyukuri itu," ujarnya.
Sebelumnya, BPS mencatat secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi triwulan I-III 2017 mencapai 5,03 persen. Secara kuartal ke kuartal (Q to Q), pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 3,18 persen.
Pertumbuhan itu lebih rendah dari perkiraan Bank Indonesia (BI) sebesar 5,18 persen.
Baca juga:
Galaknya pemerintah Jokowi hadapi perang dagang produk sawit dengan Eropa
Ini strategi pemerintah tumbuhkan pengusaha UKM nasional
Mendag Enggar siap beri hukuman pengusaha nakal saat Natal dan Tahun Baru 2018
Mendag Enggar minta All Fresh dkk tekan penjualan buah impor
Bentuk satgas Natal & Tahun Baru 2018, pemerintah awasi distribusi jaga harga pangan