LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mendag Lembong: Harga bahan pokok naik karena musim libur

Momen tersebut dimanfaatkan petani dan pedagang untuk libur, sehingga pasokan bahan pokok berkurang.

2016-01-11 15:33:51
Harga Sembako
Advertisement

Kendati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun pada 5 Januari 2016 tak membuat harga bahan pokok ikut turun. Bahkan, harga bahan pokok di sejumlah wilayah mengalami kenaikan.

Menteri Perdagangan, Thomas Lembong memastikan kenaikan harga pangan disebabkan momentum akhir tahun. Momen tersebut dimanfaatkan petani dan pedagang untuk libur, sehingga pasokan bahan pokok berkurang.

"Jadi, memang akhir tahun itu kan musim libur, lebih banyak petani maupun pedagang yang libur," ujar Lembong di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (11/1).

Advertisement

Namun, dia memastikan kenaikan harga pangan ini tidak akan bertahan lama. Lembong mengklaim bahan pokok dalam beberapa minggu ke depan akan melimpah

"Menurut saya dalam beberapa minggu ini harga akan kembali (turun). Khusus cabai, ini kan panen rayanya baru akhir Januari sampai awal Februari. Jadi akan segera reda dengan sendirinya," kata dia.

Sementara itu, kenaikan harga telur ayam disebabkan karena terjadinya kenaikan harga pakan ternak. Dia menegaskan saat ini pihaknya tengah membenahi pasokan jagung dan pakan ternak guna menekan harga telur ayam.

Advertisement

"Pakan ternaknya naik karena rusaknya pasar jagung, kita sedang menyelesaikan itu," pungkas dia.

Baca juga:
Pedagang mengeluh sembako naik meski harga BBM turun
2015, Menteri Amran klaim petani RI raup pendapatan Rp 90 triliun
Harga BBM murah, Menteri Saleh sebut harga kebutuhan segera turun
Indeks harga grosir naik disumbang cabai dan bahan bangunan
Jelang Natal, harga sayuran meroket di Ambon
Sayur dari Sulsel langka dan mahal, produk Malaysia serbu Nunukan
Harga tomat di Malang anjlok, petani rugi besar

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.