LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menaker: Lingkungan Kerja Aman Bagi Perempuan Jadi Isu Prioritas G20 Empower

Menteri Ida menjelaskan, di masa pandemi dan disrupsi digital membuat perempuan berisiko lebih tinggi terhadap upah rendah dari pekerjaan pada sektor informal dengan bentuk pekerjaan non-standar yang berisiko dan tidak aman.

2022-03-31 12:00:00
Kemenaker
Advertisement

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyebut bahwa menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi perempuan, menjadi salah satu isu prioritas yang dibahas dalam Group of Twenty (G20) Empower Presidensi Indonesia.

Menteri Ida menjelaskan, di masa pandemi dan disrupsi digital membuat perempuan berisiko lebih tinggi terhadap upah rendah dari pekerjaan pada sektor informal dengan bentuk pekerjaan non-standar yang berisiko dan tidak aman.

"Memajukan kesetaraan gender akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya untuk perkembangan perekonomian G20," kata Menaker Ida Fauziyah dalam acara Group of Twenty (G20) EMPOWER Presidensi Indonesia yang dilaksanakan secara daring dikutip dari Antara, Kamis (31/3).

Advertisement

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N. Rosalin mengatakan G20 Empower mendorong percepatan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi perempuan.

"Diskusi pada pertemuan kali ini harus menemukan solusi praktis dan implementatif untuk bagaimana kita membangun situasi dan kondisi kerja yang mendukung perempuan. Hal ini penting agar isu ini bisa masuk pada dokumen keluaran G20 Summit, dapat diadopsi oleh seluruh negara peserta dan yang paling penting dapat diaplikasikan di perusahaan dan industri," kata dia.

Advertisement

Kekerasan di Tempat Kerja

Hal ini penting mengingat kekerasan terjadi secara masif di tempat kerja selama masa pandemi, baik kepada perempuan yang bekerja luring maupun daring. Pelaku kekerasan bisa berasal dari konsumen dan pengguna jasa yang merasa tidak nyaman akibat layanan yang terganggu akibat pandemi.

"Kekerasan juga marak dilakukan oleh atasan dan rekan kerja," ujar Lenny.

Secara umum, kekerasan tercatat meningkat berkali lipat pada masa pandemi Covid-19. Dia mengutip data global yang menunjukkan bahwa kasus kekerasan telah bertambah 31 juta kasus pada enam bulan pertama pandemi dan semakin bertambah sampai pada angka 15 juta kasus setiap tiga bulan selanjutnya.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.