LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Melantai di Bursa Saham, Indonesia Tobacco Incar Dana Segar Rp63 Miliar

Harga perdana saham yang ditawarkan Perseroan dipatok Rp 180 - Rp 230 per lembar saham dengan nilai nominal Rp 50 per lembar sahamnya. Adapun target dana yang diraih ialah sebesar Rp 49,33 - Rp 63,03 miliar.

2019-05-28 13:29:35
bursa saham
Advertisement

PT Indonesian Tobacco melepas 274.060.000 saham dalam rangka penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) yang rencananya akan dilakukan pada Juli 2019.

Harga perdana saham yang ditawarkan Perseroan dipatok Rp180 - Rp230 per lembar saham dengan nilai nominal Rp50 per lembar sahamnya. Adapun target dana yang diraih ialah sebesar Rp49,33 - Rp63,03 miliar.

Direktur Utama Perusahaan, Djonny Saksono mengatakan, rencana IPO sejalan dengan keinginan perusahaan untuk terus tumbuh dan semakin besar pada industri pengolahan tembakau di Indonesia.

Advertisement

"Waktu itu, perusahaan kita masih kecil, manajemen juga belum kita benahi dengan baik. Dengan berjalannya waktu, kita juga berharap perusahaan bisa menerapkan good corporate governance untuk membesarkan usaha ini," terangnya di Thamrin Nine, Jakarta Selatan, Selasa (28/5).

Untuk IPO ini, Perusahaan menunjuk PT Phillip Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana efek. Masa penawaran awal (bookbuilding) dijadwalkan tanggal 27 Mei hingga 31 Mei 2019, dengan perkiraan tanggal efektif 21 Juni 2019.

Kemudian perkiraan masa penawaran umum pada tanggal 25 Juni - 1 Juli 2019, dengan perkiraan tanggal penjatahan yaitu pada tanggal 2 Juli 2019. Adapun perkiraan tanggal listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 4 Juli 2019.

Advertisement

Sebagai informasi, PT Indonesian Tobacco merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tembakau dengan struktur pemegang saham sebelum penawaran umum dimiliki oleh Djonny Saksono sebesar 90,10 persen dan PT Anugerah Investindo Nusantara sebesar 9,90 persen.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Gelar RUPST, Telkom Bagikan Dividen Rp16,23 Triliun
Pemilu Usai, IHSG Diprediksi Naik ke Level 6.8000 Hingga Akhir Tahun
Perdagangan Indonesia Anjlok Usai Aksi 22 Mei
Blue Bird Sebar Dividen 2018 Rp182 Miliar
Kuartal I-2019, Estika Tata Tiara Raup Laba Rp15,9 Miliar
RUPST Blue Bird Angkat Noni Purnomo Sebagai Dirut Baru

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.