LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Melantai di bursa, saham anak usaha Pelindo II naik 4,88 persen

Adapun penggunaan dana sebesar 50 persen akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka pengembangan ekspansi usaha yang meliputi pengembangan terminal, perluasan lahan, mewujudkan IPCC Incorporated, serta penambahan kapasitas dan fasilitas serta peralatan pendukung.

2018-07-09 10:49:21
IPO
Advertisement

PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) resmi melantai di bursa saham dengan melakukan pencatatan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) tersebut tercatat sebagai perusahaan ke-25 yang melantai di pasar modal pada 2018.

IKT yang dikenal juga sebagai IPC Car Terminal menawarkan sebanyak-banyaknya 509.147.700 saham atau sebesar 28 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Adapun harga IPO ditetapkan pada Rp 1.640 per saham.

Pada pembukaan perdagangan, saham IPCC naik 80 poin atau 4,88 persen ke level Rp 1.720 dari harga pembukaan Rp 1.640. Saham IPCC ditransaksikan sebanyak 14 kali dengan volume sebanyak 6,31 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 1,09 miliar.

Advertisement

Direktur Utama IPCC, Chiefy Adi Kusmargono, menyebutkan bahwa dari IPO ini perusahaan menargetkan meraih dana segar sebanyak Rp 835 miliar. Chiefy juga berkomitmen dalam lima tahun ke depan perseroan akan mampu berkompetisi di kancah dunia.

"Semoga lima tahun kemudian tahun 2023 akan menjadi lima besar terminal kendaraan car di dunia," kata Chiefy di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/7).

Adapun penggunaan dana sebesar 50 persen akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka pengembangan ekspansi usaha yang meliputi pengembangan terminal, perluasan lahan, mewujudkan IPCC Incorporated, serta penambahan kapasitas dan fasilitas serta peralatan pendukung.

Advertisement

"Sementara sebesar 25 persen sisanya untuk perpanjangan kontrak sewa lahan jangka panjang, dan sisanya 25% untuk modal kerja Perseroan guna mendukung kegiatan operasional," ujarnya.

IPCC menunjuk pelaksana emisi efek (Joint Lead Underwriters/JLU), yaitu PT Bahana Sekuritasdan PT Mandiri Sekuritas, serta mempercayakan kepada PT RHB Sekuritas Indonesia untuk bertindak sebagai agen penjual internasional (international selling agent).

IKT adalah perusahaan yang mengelola terminal yang secara khusus diusahakan secara komersial untuk memberikan jasa pelayanan terminal kendaraan. Adapun pelayanan jasanya meliputi Stevedoring, Cargodoring, Receiving, dan Delivery. Selain itu juga melayani pelayanan jasa lainnya, yaitu Vehicle Processing Center (VPC) dan Equipment Processing Center (EPC).

Baca juga:
Resmi IPO, Tanrise Property incar raup dana segar Rp 244,5 miliar
Bos BEI terus minta pemerintah dorong BUMN beserta anak usahanya masuk bursa
Soal kemungkinan IPO, ini tanggapan Pelindo IV
Resmi IPO, anak usaha MAP tawarkan harga saham Rp 2.100 per lembar
Resmi melantai di bursa, ini rencana MNC Studios gunakan dana IPO
MNC Studios, Sriwahana Adityakarta dan Steadfast Marine kompak IPO hari ini
Klub sepakbola Indonesia punya kesempatan melantai di bursa saham

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.