LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mei 2020, Kunjungan Turis Ke Indonesia Hanya 163.000 Orang

Dari jumlah kunjungan turis tersebut yang menggunakan transportasi darat tercatat sebanyak 114,7 ribu orang atau 70,1 persen. Sementara untuk sektor laut tercatat 48,4 ribu orang atau sebesar 29,6 persen.

2020-07-01 12:11:37
BPS
Advertisement

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia pada pada Mei 2020 hanya mencapai 163.600 orang. Posisi ini meningkat 3,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara untuk periode yang sama di 2019, mengalami penurunan tajam sebesar minus 86,90 persen.

"Kenaikan terjadi di beberapa tempat tapi penurunan tinggi terjadi hampir di semua pintu masuk," kata Kepala BPS, Suhariyanto, di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (1/7).

Dia mengatakan, dari jumlah kunjungan turis tersebut yang menggunakan transportasi darat tercatat sebanyak 114,7 ribu orang atau 70,1 persen. Sementara untuk sektor laut tercatat 48,4 ribu orang atau sebesar 29,6 persen.

Advertisement

"Angkutan udara hampir mendekati nol sebesar 0,3 persen," imbuh dia.

Asal Turis

Sementara itu, menurut kebangsaan jumlah wisman pada Mei 2020 berasal dari Timor Leste sebesar 49,8 persen. Posisi kedua diikuti oleh Malaysia sebanyak 40,6 persen dan China 1,2 persen.

Advertisement

"Kalau kita bandingkan tahun lalu hampir negara kebangsaan terjadi penurunan tajam. Kuwait, Yaman hampir 100 persen. Secara mtm (month to month) masih ada beberapa wisman yang datang ke Indonesia dari Afrika Selatan meski kecil kemudian Belanda dan Kanada meski sisi absolut belum besar," jelas dia.

Dia menyadari, sektor pariwisata berdampak sangat dalam akibat pandemi Covid-19. Di mana dampak itu sudah dirasakan sejak Februari meski pemerintah menyampaikan kasus pertama pada Maret lalu.

"Kita harapkan ke depan recovery dari sektor pariwisata bisa berjalan mulus," tandas dia.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.