LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mei 2018, perbankan siap keluarkan kartu GPN

Kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) akan dikeluarkan paling lambat pada bulan Mei tahun ini. Kartu ini bisa digunakan di bank manapun. Selain itu, penerima bansos tidak tidak akan mendapatkan potongan biaya jika tiap kali pembayaran program sosial.

2018-02-23 19:05:50
Bank Indonesia
Advertisement

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan perbankan telah siap untuk menerbitkan akan menerbitkan kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Kartu ini akan dikeluarkan paling lambat pada bulan Mei tahun ini.

"Seluruh perbankan di Indonesia akan keluar kartu GPN. Tidak sampai akhir Mei semua bank sudah siap untuk terbitkan kartu GPN. Khusus untuk transaksi dalam negeri. Nanti efisien," ungkapnya di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (23/2).

"Sudah 60 persen persiapan. Kan bank ada 115 bank. Kita monitor dua Minggu sekali. Perkembangannya bagus. Dalam waktu dekat bisa tercapai," sambungnya.

Advertisement

Menurut dia, salah satu keuntungan yang diperoleh pengguna kartu GPN kartu ini dapat digunakannya untuk bertransaksi di bank manapun. Jadi pengguna hanya perlu memiliki satu kartu meskipun punya rekening di beberapa bank berbeda.

"Hanya perlu 1 (kartu GPN) untuk satu orang. Kalau kita punya rekening bank 3 cukup 1 saja. Karena sudah dipakai untuk semua. Kalau punya 3 rekening dan punya ATM masing-masing, sebetulnya mereka perlu 1 kartu karena bisa akses ke semua bank jadi ada efisiensi," kata dia.

Selain itu, bagi para penerima bantuan sosial yang memiliki kartu GPN ini tidak akan mendapatkan potongan biaya jika tiap kali pembayaran program sosial. "Di kartu ini khusus untuk program sosial tidak dikenakan biaya. Ini komitmen nasional. Kalau mereka (penerima bantuan sosial) pegang, masyarakat yang perlu dapat (bantuan), dia tidak terkena biaya dan tentu di cross subsidi dari yang mampu," kata dia.

Advertisement

"Sekarang kalau kita menggunakan kartu kredit. Itu pembayaran di merchant masih kena MDR (Merchant Discount Rate). Kalau nanti GPN sudah akan lebih efektif karena tidak dikenal biaya. Mereka akan terima dana secara penuh.

Meski demikian, kehadiran kartu anyar ini tidak akan mengganggu atau menggeser penggunaan kartu kredit maupun kartu ATM yang sebelumnya telah dikeluarkan pihak perbankan. "Masyarakat silakan punya kartu kredit, paling tidak mereka punya satu kartu GPN," kata dia.

Baca juga:
Penggunaan kartu kredit dalam pembayaran belanja K/L tingkatkan transparansi
Menteri Sri Mulyani terapkan penggunaan kartu kredit dalam pembayaran belanja K/L
2018, BI prediksi pertumbuhan kredit capai 12 persen
BI pertahankan suku bunga acuan 4,25 persen, berlaku per 19 Februari
Keluarkan aturan 'intip' rekening, ini jaminan Ditjen Pajak amankan data nasabah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.