Mei 2017, upah buruh tani naik 0,29 persen
Upah nominal harian buruh tani nasional pada Mei 2017 mengalami kenaikan sebesar 0,29 persen dibanding upah buruh tani April 2017. Sementara itu, upah rill mengalami penurunan sebesar 0,45 persen.
Upah nominal harian buruh tani nasional pada Mei 2017 mengalami kenaikan sebesar 0,29 persen dibanding upah buruh tani April 2017. Sementara itu, upah rill mengalami penurunan sebesar 0,45 persen.
"Upah buruh naik dari Rp 49.638 menjadi Rp 49.782 per hari atau naik 0,29 persen dibanding April 2017. Upah riil turun sebesar 0,45 persen, yaitu dari Rp 37.549 menjadi Rp 37.380," ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, M. Sairi Hasbullah di Kantornya, Jakarta, Kamis (15/6).
Sementara itu, upah buruh bangunan per hari mengalami kenaikan sebesar 0,26 persen yaitu Rp 83.740 menjadi Rp 83.958. Daya beli buruh bangunan juga menurun sebesar 0,13 persen yaitu dari Rp 65.254 menjadi Rp 65.170.
Untuk upah buruh potong rambut wanita per kepala, mengalami kenaikan sebesar 0,30 persen yaitu Rp 25.362 menjadi Rp 25.438. Upah rill Mei 2017 turun sebesar 0,09 persen yaitu dari Rp 19.763 menjadi Rp 19.745.
Sairi menambahkan untuk upah pembantu rumah tangga per bulan, rata-rata upah nominal Mei 2017 mengalami kenaikan sebesar 0,50 persen yaitu Rp 372.590 menjadi Rp 374.453.
"Berbeda dengan yang lain, upah rill pembantu rumah tangga naik sebesar 0,11 persen. Yaitu dari Rp 290.337 menjadi Rp 290.657," pungkasnya.
Baca juga:
Jonan yakin masyarakat tak terbebani penaikan tarif listrik
BPS catat Rupiah melemah 0,26 persen pada Dolar AS selama Mei 2017
Blak-blakan Menteri Susi soal foto tidur di bandara AS bikin heboh
Meski Ramadan dan Lebaran, Darmin harap inflasi Juni 0,39 persen
Bank Dunia prediksi pertumbuhan Indonesia 5,3 persen di 2018
Mei 2017, neraca perdagangan Indonesia surplus USD 0,47 miliar
Bank Dunia: Pertumbuhan RI 2017 ditopang belanja pemerintah & ekspor