LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Megawati sebut ekonomi Indonesia melambat akibat situasi luar negeri

Mega meminta kader PDIP mendukung Jokowi-JK untuk menjaga situasi dan keamanan menjadi stabil.

2015-08-27 14:16:12
Megawati
Advertisement

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) masih saja terus melemah. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), nilai tukar Rupiah sudah menyentuh angka Rp 14.128 per USD. Akibat hal itu, ekonomi menjadi melambat.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menilai kondisi ekonomi melambat karena situasi global sedang mengalami masalah. Sebab, negara Yunani dilanda krisis ekonomi dan Amerika Serikat dalam upaya memperbaiki suku bunga.

"Keadaan ekonomi, perlambatan ini bukan saja disebabkan keadaan internal dalam negeri tapi juga situasi luar negeri yang kurang baik. Contoh belum selesainya masalah Yunani dan akibatnya negara yang gabung Uni Eropa terkena dampak. Lalu Internal Amerika yang berupaya perbaiki suku bunganya, di RRC juga, jadi berdampak ke dalam negeri," kata Megawati dalam pidato pelantikan Badan Pemenangan Pilkada serentak PDIP di Kantor PDIP, Jakarta, Kamis (27/8).

Kendati demikian, dia meminta pihaknya mendukung pemerintah Jokowi-JK untuk menjaga situasi dan keamanan menjadi stabil. Terutama stabilitas politik yang harus dipertahankan.

"Kita ketahui bahwa ada hal-hal yang memprihatinkan karena dalam sisi ekonomi gerak percepatan ekonomi kita dewasa ini belum bisa jalan maksimal. Bahkan dalam tingkat lambat dan kita sebagai partai yang menjadi partai pemerintah tetap dukung pemerintah Pak Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla," kata dia.

"Mereka yang di legislatif ataupun eksekutif di daerah agar percepatan dari dana yang ada bisa dicairkan agar semuanya bisa berjalan dengan baik," imbuh dia.

Baca juga:
Megawati sindir media kadang pelintir berita dan tak objektif
Megawati sebut bumbung kosong solusi calon tunggal pilkada serentak
'Banteng' mengamuk saat Megawati diberitakan dukung bubarkan KPK
Ahok setuju dengan Mega suatu saat KPK bisa dibubarkan
Jacobus Busono terima gelar Perekayasa Utama Kehormatan

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.