Maskapai China buka lowongan pilot asing bergaji Rp 4 M per tahun
Maskapai China buka lowongan pilot asing bergaji Rp 4 M per tahun. Selain gaji, pihak maskapai juga akan membayar tagihan pajak sang pilot. Para analis menyebut China membutuhkan setidaknya 4.000 sampai 5.000 pilot baru tiap tahunnya dalam 20 tahun ke depan.
Sejumlah maskapai China tengah mencari pilot asing. Tak tanggung-tanggung gaji yang ditawarkan mencapai USD 300.000 atau setara Rp 4 miliar per tahun (USD 1=Rp 13.350). Selain gaji, pihak maskapai juga akan membayar tagihan pajak sang pilot.
Dilansir dari CNN Money, Rabu (16/11), CEO Wasnic International Dave Ross, perusahaan agen pencari tenaga kerja, mengatakan kebutuhan yang tinggi akan pilot di China tidak mendapat tanggapan yang baik.
"Maka dari itu, tawaran gaji terus meningkat," ujarnya.
Para analis menyebut China membutuhkan setidaknya 4.000 sampai 5.000 pilot baru tiap tahunnya dalam 20 tahun ke depan. Penerbangan China menjadi salah satu industri yang tengah bertumbuh pesat di dunia saat ini. Selain itu, maskapai China juga pembeli terbesar dari perusahaan produsen pesawat seperti Airbus dan Boeing.
Sekolah penerbangan China tidak mampu memenuhi tingginya permintaan pilot saat ini. Oleh karena itu, ini yang membuat maskapai China membutuhkan pilot berpengalaman dari luar negeri.
"Sebelumnya, saya harus terbang 80-100 jam per bulan. Di sini, saya hanya terbang 50 jam dengan bayaran tiga kali lipat lebih tinggi," ujar mantan pilot Southern Air di San Antonio, Texas, Jeff Graham.
Baca juga:
Bukan Amerika, Lion Air fokus lebarkan sayap di kawasan Asia
Tahun depan, Lion Air bakal bangun perusahaan di Vietnam
Fokus pasar internasional, Malindo diubah jadi Batik Air Malaysia
Puluhan penumpang Express Air ngamuk di Bandara Sorong
Desember 2016, Garuda Indonesia terbang langsung Jakarta-Mumbai
Bos Garuda: Kemenangan Trump tak ubah rencana terbang ke AS
Maret 2017, Air Asia Indonesia ditargetkan melantai di bursa saham