Ma'ruf Amin Ungkap Potensi Sektor Perumahan untuk Pemulihan Ekonomi
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengatakan, sektor perumahan menjadi salah satu yang strategis dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. Sebab, sektor tersebut menjadi yang penting dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengatakan, sektor perumahan menjadi salah satu yang strategis dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. Sebab, sektor tersebut menjadi yang penting dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
"Kontribusi terhadap PDB Indonesia yang menyumbang sekitar 2,7 persen PDB nasional serta memiliki efek berantai dan penyerapan tenaga kerja yang signifikan," kata dia dalam acara Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Sektor Perumahan, Senin (28/12).
Dia mengatakan, sektor perumahan juga bisa memacu kurang lebih sebanyak 175 industri lainnya. Sektor ini juga mampu menyerap tenaga kerja mencapai 4,23 juta orang.
Di sisi lain, pengeluaran rumah tangga dari sektor perumahan juga dapat menambahkan peningkatan PDB sebesar 0,6-1,4 persen. Artinya setiap pembiayaan yang dilakukan pada sektor perumahan memiliki dampak yang sangat besar bagi perekonomian.
Wapres Ma'ruf menambahkan, di tengah tekanan pandemi yang menyebabkan perekonomian domestik di kuartal III 2020 mengalami kontraksi 3,49 persen, sektor perumahan termasuk salah satu sektor yang mampu tumbuh positif.
Berdasarkan data yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) bulan November 2020, terdapat tujuh sektor yang masih tumbuh positif secara tahunan atau year on year meski melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ketujuh sektor tersebut yakni informasi dan komunikasi, pertanian, administrasi pemerintahan, jasa pendidikan, real estate, jasa kesehatan, serta sektor pengadaan air.
"Untuk Sektor real estate berada di urutan ke tujuh, sebesar 1,98 persen. Tentunya hal ini menjadi berita yang cukup menggembirakan bagi sektor perumahan," jelasnya.
Baca juga:
Upaya Pemerintah Dukung Pemulihan Sektor Perumahan di Tanah Air
Imbas Pandemi, Program Satu Juta Rumah Tak Sesuai Target
Ragam Sebab Pekerja Muda Lebih Baik Punya Rumah
DMS Propertindo Kembangkan Perumahan di Area Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Konektivitas dan Harga Jadi Daya Tarik Utama Pasar Properti di 2021
Bangun Perumahan Rendah Emisi, BTN Jajaki Pembiayaan dengan AFD Prancis