LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ma'ruf Amin Sebut Pemda Harus Proaktif Buka Akses Pedesaan Demi Pemerataan Ekonomi

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin, mengatakan tugas pemerintah ialah pembangunan infrastruktur utama. Sementara, pembangunan pedesaan perlu keaktifan pemerintah daerah untuk merealisasikannya. Maka dari itu, menurutnya, perlu sinergi antara pusat dan daerah agar pembangunan dapat merata hingga ke pelosok.

2018-12-27 10:13:11
Pembangunan infrastruktur
Advertisement

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin, mengatakan tugas pemerintah ialah pembangunan infrastruktur utama. Sementara, pembangunan pedesaan perlu keaktifan pemerintah daerah untuk merealisasikannya.

Maka dari itu, menurutnya, perlu sinergi antara pusat dan daerah agar pembangunan dapat merata hingga ke pelosok Indonesia.

"Tapi yang penting jalur utamanya sudah dibangun, Jawa sudah, Trans Sumatera sudah dimulai, Trans Papua, trans-trans itu yang lebih penting. Kalau ke daerah-daerah kan itu tugas Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten, nah yang menyambung itu namanya kerja sinergi antara pemerintah pusat dan daerah," ujar Ma’ruf di kediamannya, Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta, Kamis (27/12).

Advertisement

Menurutnya, bila tidak ada infrastruktur atau jalan utama, maka pemerintah tidak akan bisa membawa hasil-hasil produksi ke berbagai tempat. Dengan adanya infrastruktur utama ini, maka arus barang akan lebih cepat.

"Sekarang Jawa aja, dari Merak sampai Pasuruan sudah ada jalan tol, jadi untuk menyambungkannya sudah tak sulit lagi," tukasnya.

"Jadi tak mungkin lah dalam tempo 4 tahun sampai ke desa-desa, itu tak logis lagi, cara berfikirnya begitu," lanjut Ma’ruf.

Advertisement

Ma’ruf Amin menegaskan, pembangunan sampai ke desa ini tidak semudah membalik tangan. Hal seperti ini butuh waktu, begitu juga dengan pembagian biaya, dan pembagian tugas. "Kalau semua diurus pusat, nah terus pemerintah suruh apa? Provinsi suruh apa? Kabupaten suruh apa?" tandasnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Proyek Tanggul Kamal Muara Ditargetkan Rampung 2020
Pengadaan Tanah 2 Bendungan Pengendali Banjir Jakarta Capai Rp 1,45 T
Selama 4 tahun, BNPP Bangun Jalan di Perbatasan Capai 2.780 km
Pembangunan 2 Bendungan Penahan Banjir Jakarta Rampung 2019
Jokowi: Ada Bendungan Ciawi dan Sukamahi, Banjir Jakarta Berkurang 30 Persen
Presiden Jokowi Tinjau Proyek Bendungan Sukamahi-Ciawi
Natal, Menag Ajak Umat Kristiani Proaktif Dukung Percepatan Pembangunan

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.