LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Luhut: Proyek dry port sudah ada sejak dulu tapi diabaikan

Tercatat, negara seperti Vietnam mempunyai dwelling time mencapai 3 hari, Thailand 2 hari, Malaysia 1-2 1-2 dan Singapura 1,5 hari. Sementara Indonesia masih membutuhkan waktu 4-5 hari untuk masuk ke pelabuhan Tanjung Priok.

2016-10-18 14:43:36
Luhut Panjaitan
Advertisement

Keberadaan pelabuhan kering atau dry port diharapkan mampu menjadi solusi tepat dalam menyelesaikan permasalahan bongkar muat barang atau dwelling time di Tanah Air. Sebab, selama ini bongkar muat barang di Indonesia menjadi yang terburuk dibanding negara-negara Asia Tenggara.

Tercatat, negara seperti Vietnam mempunyai dwelling time mencapai 3 hari, Thailand 2 hari, Malaysia 1-2 1-2 dan Singapura 1,5 hari. Sementara Indonesia masih membutuhkan waktu 4-5 hari untuk masuk ke pelabuhan Tanjung Priok.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan keberadaan dry port sebenarnya sudah dibicarakan sejak dulu. Hanya saja, keberadaan dry port pada saat itu diabaikan pemerintah sehingga tidak bisa memberikan peran yang optimal dalam dwelling time.

Advertisement

"Dry port menarik, bertahun-tahun kita ngomongin. Padahal masalahnya menurut saya sederhana, kita enggak kerjain aja. Karena semua (sarana) sudah ada. Konektifitasnya juga jalan," ujar Luhut dalam Coffee Morning di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (18/10).

Luhut mencontohkan, salah satu bentuk ketidakoptimalan dalam fungsi dry port adalah dengan menjadikan sebagian lahan dari Tanjung Priok di masa penjajahan Belanda sebagai kawasan perumahan. Hal ini membuat tata ruang pelabuhan Tanjung Priok menjadi sempit dan mempengaruhi ketidakoptimalan dalam dwelling time.

"Saya beri contoh. Sekarang ini Priok itu tata ruangnya berdasarkan sejarah Belanda, Priok buat tata ruangnya Cempaka Putih sama Kelapa Gading itu ada interline. Sekarang dibikin perumahan, jadi kita salah," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
5 Cara pemerintah Jokowi turunkan biaya logistik RI
Kemendag minta pengusaha pelayaran rampungkan izin sebelum impor
Pangkas dwelling time, pemerintah bangun tiga dry port baru di Jawa
Menhub Budi: Waktu tidak penting, di Belanda dwelling time 3 hari
Dwelling time Pelabuhan Belawan turun jadi 4,1 hari
Menhub Budi sebut pemerasan di pelabuhan tak hanya terjadi di Medan
Menhub Budi duga dua tersangka dwelling time jadi calo di Belawan

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.