Lippo Tegaskan Tak Akan Berpisah dengan OVO
Pihak Lippo mengaku sangat menyayangkan beredarnya rumor yang tidak benar tersebut. Sebelumnya beredar kabar bahwa Lippo akan pisah jalan dengan Ovo karena masalah kebijakan, yakni masalah 'bakar uang'.
Lippo Group menegaskan bahwa perusahaan tidak akan berpisah dari Ovo. Kabar yang sebelumnya beredar terkait konflik Lippo dan Ovo disebut hanya rumor yang tak berbasis fakta.
"Berita-berita yang mengabarkan adanya rumor bahwa Lippo Group akan meninggalkan dan keluar dari Ovo karena tidak sejalan dengan kebijakan marketing Ovo. Hal tersebut sepenuhnya rumor, sama sekali tidak benar dan tidak berdasarkan fakta," ujar Presiden Direktur Multipolar/Direktur Lippo Group, Adrian Suherman dikutip keterangannya di Jakarta, Senin (18/11)
Pihak Lippo mengaku sangat menyayangkan beredarnya rumor yang tidak benar tersebut. Sebelumnya beredar kabar bahwa Lippo akan pisah jalan dengan Ovo karena masalah kebijakan, yakni masalah 'bakar uang'. Investor Lippo disebut tidak setuju praktik seperti pemberian diskon dan cashback.
Sementara, Adrian berkata semua stakeholder tetap kompak mendukung kemajuan Ovo. Perkembangan Ovo sejauh ini juga dinilai positif dalam usianya yang relatif muda.
"Bersama para pemegang saham lain, kami tetap merupakan bagian dari Ovo dan selalu mendukung kemajuan Ovo--yang hanya dalam dua tahun telah berkembang pesat," jelasnya.
Adrian pun menegaskan Ovo akan didorong untuk membantu agenda inklusi keuangan pemerintah. Perusahaan pun siap terus berkolaborasi bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca juga:
BCA Tak Khawatir Kalah Saing Oleh OVO dan Dana yang Tawarkan Bebas Biaya Transfer
Pendapatan Lippo Karawaci Diprediksi Tumbuh 22 Persen di 2019
KPPU: Kasus Monopoli OVO dan Mall Lippo Group Masuk Tahap Penyelidikan
Dikabarkan Bakal Masuk MSCI, Saham LPKR Beri Sentimen Positif ke Pelaku Pasar
KPPU Selidiki Dugaan Monopoli OVO untuk Pembayaran Parkir Mal Lippo Group
Anak Perusahaan Lippo Akhirnya Serahkan Stadion Borombong ke Pemprov Sulsel